Terdakwa Bakar Pacar Harold Hasibuan Jalani Sidang Perdana, Tampak Luka Bakar di Leher dan Tangannya

Terdakwa Harold di persidangan tampak juga mengalami luma bakar, lehernya terlihat terbalut dengan kain putih.

Terdakwa Bakar Pacar Harold Hasibuan Jalani Sidang Perdana, Tampak Luka Bakar di Leher dan Tangannya
TRIBUN MEDAN/VICTORY HUTAURUK
Terdakwa Harold Gomoz MT Hasibuan kasus pembakaran diri dan membakar pacarnya Hovonly Simbolon hingga meninggal dunia menjalani sidang perdana di PN Medan, Senin (9/9/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Terdakwa Harold Gomoz MT Hasibuan kasus pembakaran diri dan membakar pacarnya Hovonly Simbolon hingga meninggal dunia menjalani sidang perdana di PN Medan, Senin (9/9/2019).

Kasus yang sempat viral pada 12 November 2018 silam, terjadi akibat terdakwa tidak terima diputuskan, jadi pelaku cemburu buta terhadap korban.

Bahkan, korban yang akrab disapa Ivi akibat luka bakar yang dialaminya harus menjalani melewati kondisi kritis kurang lebih 48 hari masa kritis hingga akhirnya meninggal di RSUP H Adam Malik pada 30 Desember 2018 sekitar pukul 09.25 WIB.

Terdakwa Harold di persidangan tampak juga mengalami luma bakar, lehernya terlihat terbalut dengan kain putih.

Bahkan wajahnya di sekitaran leher hingga pipinya terlihat jelas bekas luka bakar, hingga memakan setengah dagingnya.

Baca: Hovonly Simbolon, Mahasiswi yang Dibakar Mantan Pacar Telah Meninggal, Keluarga Masih Berutang

Baca: Hovonly Meninggal Dibakar Kekasih, Sempat Kritis 48 Hari Hingga Keluarga Terutang di Rumah Sakit

Baca: Update Pembakaran Kekasih: Keluarga Hovonly Simbolon Diperlakukan Keluarga Herald Bagaikan Pengemis

Herald dan Hovonly
Herald dan Hovonly (facebook/herald hasibuan)

Hal tersebut, membuat majelis hakim yang diketuai Erintuah Damanik bertanya-tanya apa yang terjadi pada terdakwa. "Kenapa itu dengan wajahnya," tanya Hakim.

"Luka bakar pak hakim," cetus terdakwa.

"Kenapa kau bakar dirimu, kau bakar siapa lagi?," Tanya Erintuah.

"Ada satu orang perempuan, ya pak hakim pacar saya, karena cemburu patah hati," terang Harold.

Selama mengikuti sidang, terdakwa hanya bisa tertunduk lemas dan hanya menjawab dengan suara kecil terhadap majelis hakim.

Halaman
123
Penulis: Victory Arrival Hutauruk
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved