Bekas Kadis PU Madina Syahruddin Diperiksa Kasus Korupsi Tapian Siri-siri Syariah

Kejati Sumut pada Januari 2018 telah memanggil Kadispora Rahmad Hidayat, Kepala Bapeda, Abu Hanifah dan Mantan Kadis PU Syahruddin.

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Eks Kadis Pekerjaan Umum (PU) Mandailing Natal (Madina) Syahruddin tengah diperiksa kasus korupsi pembangunan Tapian Siri-Siri Syariah dan Taman Raja Batu, Selasa (10/9/2019).

Selain Syahruddin, dua orang laainnya yaitu Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas PU Madina, Nasarudin dan Lianawati juga ikut diperiksa Tim Penyidik Pidsus Kejati Sumut.

Amatan Tribun, ketiganya sekitar pukul 10.03 WIB sudah dibawa untuk diperiksa kesehatannya di Klinik Kejati Sumut 'Pos Ni Roha'.

Informan didapat Tribun yang tak ingin disebutkan identitasnya menyebutkan bahwa terdakwa Kadis PU saat diperiksa memiliki tekanan darah (tensi) yang tinggi. "Itu kasian juga, tadi tensinya tinggi itu mereka," cetusnya.

Syahruddin tampak mengenakan batik cokelat lengan pendek dengan kacamata, sedangkan Nasarudin tampak mengenakan kemeja biru.

Saat dikonfirmasi, Kasi Penkum Kejati Sumut, Sumanggar Siagian menyebutkan bahwa hingga saat ini ketiganya masih diperiksa.

"Belum masih nunggu keputusan, nanti kita ekspos, masih dalam pemeriksaan," jelasnya.

Ia menjelaskan bahwa hingga saat ini pihaknya belum menetapkan ketiga orang tersebut sebagai tersangka.

"Nanti saya kabari semuanya, nanti ada waktunya. Tetap ada pemeriksaan ini masih proses sampai dengan sekarang waktunya nanti saya kasih tau," pungkasnya.

Sebelumnya, Kejati Sumut telah melimpahkan berkas 3 tersangka korupsi Tapian Siri-Siri ke Pengadilan Tipikor dan akan disidangkan pada 16 September 2019 mendatang.

Halaman
12
Penulis: Victory Arrival Hutauruk
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved