Diduga Investasi Bodong dan Dilaporkan ke Polisi, Kantor KSPS BMT Amanah Ray Tampak Tutup

Kantor yang diduga sebagai cabang BMT Amanah Ray diduga melakukan penggelapan dana nasabah dengan motif investasi menjanjikan bunga.

Diduga Investasi Bodong dan Dilaporkan ke Polisi, Kantor KSPS BMT Amanah Ray Tampak Tutup
TRIBUN MEDAN/M FADLI TARADIFA
TRIBUN MEDAN / M FADLI TARADIFA Kantor KSPS BMT Amanah Ray yang diduga investasi bodong dalam kondisi tutup saat disambangi, Selasa (10/9/2019). 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Ruko berlantai tiga dengan corak warna biru yang diduga kantor KSPS BMT Amanah Ray di Jalan Sutrisno Medan terlihat dalam kondisi tutup dan bergembok.

Kantor yang diduga sebagai cabang BMT Amanah Ray diduga melakukan penggelapan dana nasabah dengan motif investasi menjanjikan bunga keuntungan yang mencapai 11 persen dari jumlah deposit.

Pantauan Tribun Medan di Jalan Sutrisno tepatnya berada di depan kantor BMT Amanah Ray terlihat terkunci dengan dua gembok.

Ruko kurang lebih dengan lebar sekitar 4 meter tersebut terlihat masih dilengkapi dengan fasilitas kantor seperti dua unit AC.

Di depan rumah toko (ruko) terdapat spanduk ucapan 'Selamat Hari Raya Idul Fitri'.

Baca: Uang Rp 500 Juta Milik Nurul Amaniyah Raib, Laporkan BMT Amanah Ray ke Polrestabes Medan

Baca: Diduga Investasi Bodong, Nasabah dan Karyawan Buat Laporan Ke Polrestabes Medan

Puluhan karyawan dan nasabah padati Mapolrestabes Medan Jalan HM Said Nomor 1, Selasa (10/9/2019).
Puluhan karyawan dan nasabah padati Mapolrestabes Medan Jalan HM Said Nomor 1, Selasa (10/9/2019). (TRIBUN MEDAN /M FADLI TARADIFA)

Salah seorang warga sekitar yang juga merupakan mantan nasabah BMT Amanah Ray, Wan Safi'i mengatakan bahwa dirinya sempat mengikuti program investasi yang di perusahaan tersebut.

"Saya deposit empat juta, tapi saya tidak lama. Beberapa bulan saya tarik. Gitu-gitu terus. Saya tidak menjadi korban. Hal tersebut karena saya sudah mendapat kabar bahwa keuangan perusahaan ini telah goyang, makanya jauh sebelum lebaran sudah saya tarik semua. Itu pun mereka mengatakan tunggu dua hari," ujarnya saat ditemui Tribun Medan di lokasi, Selasa (10/9/2019).

Terkait dugaan investasi bodong ini, Safi'i mengatakan untuk mencari pelanggan mereka (perusahaan) melakukan berbagai lucky draw.

"Mereka menarik pelanggan dengan membagi-bagikan kulkas, mesin cuci dan sebagainya. Ya kalau masyarakat biasa kayak kami pasti tertarik. Dan record sebelumnya perusahaan ini banyak beritanya di internet," ungkapnya.

Untuk kondisi ruko ini (BMT Amanah Ray) lanjut Safi'i bahwa telah lama tutup.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fadli Taradifa
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved