Supermoto Indonesia Medan Chapter, Anak Baru di Komunitas Trail Roda Aspal

Supermoto Indonesia Medan Chapter (SIMC) tergolong muda sebagai komunitas motor trail beroda aspal di Kota Medan.

Supermoto Indonesia Medan Chapter, Anak Baru di Komunitas Trail Roda Aspal
Tribun Medan / Alija
Keakraban anak anak Supermoto Indonesia Medan Chapter saat kopi darat setiap malam Sabtu di beberapa tempat di Kota Medan 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Supermoto Indonesia Medan Chapter (SIMC) tergolong muda sebagai komunitas motor trail beroda aspal di Kota Medan.

SIMC didirikan empat bulan yang lalu atau April 2019, sebagai salahsatu cabang komunitas Supermoto Indonesia yang terpusat di Jakarta dengan usia jauh lebih lama.

Di Medan, adanya SIMC merupakan gagasan oleh Habib Siregar, dan beberapa temannya dengan keinginan, menjadi wadah tukar pikiran sesama pemilik unit Supermoto.

"Jadi pas kami dirikan, awalnya ingin bagaimana pemilik pemilk unit Supermoto baik yang modifikasi ataupun pabrikan bisa berkumpul bersama. Bisa bertukar pikiran, sharing soal perkembangan motor terbaru, bahkan untuk touring bareng," ujar Habib kepada Tribun Medan, Selasa (10/9/2019).

Habib menceritakan, bahwa saat ini, jumlah anggota mereka 24 orang. Dalam waktu dekat akan bertambah dengan kedatangan teman teman baru mereka yang akan memperkuat SIMC.

Habib yang juga bertindak sebagai ketua komunitas SIMC ini mengatakan bahwa tak ada standar baku untuk ikut dan bergabung dengan SIMC. Pemilik unit kenderaan boleh pabrikan maupun modifikasi, dengan ketentuan tidak melanggar UU Lalulintas.

"Ada yang pabrikan, seperti D-Tracker Kawasaki bisa. kalau ada yang modifikasi, dengan mengganti bannya juga bisa, meski unit aslinya itu motor Trail," ujar Mahasiswa Farmasi di salah satu perguruan tinggi swasta di Kota Medan ini.

Seperti halnya komunitas motor di Kota Medan pada umumnya, SIMC menunjukkan eksistensinya mengadakan kopi darat. Berkumpul di Masjid Raya Al Mahsun lalu kemudian makan malam di salahsatu kafe di Jalan Darussalam Medan, setiap Malam Sabtu.

Meski menunjukkan jati diri sebagai anak muda yang ingin tampil jagoan, SIMC juga tak lupa diri sebagai makhluk sosial.

Di awal berdiri saja, SIMC juga ikut men-support kegiatan komunitas motor yang lainnya, seperti Sahur On the Road dan menyumbangkan donasi ke panti asuhan.

SIMC, imbuh Habib, pengin menjadi komunitas yang tampil lebih gahar sebagai komunitas Supermoto yang memiliki AD/ART, yang jelas. Apalagi kenderaan mereka, Supermoto adalah kendaraan yang dirancang untuk kemampuan ekstrim.

Jenis kuda besi ini dirancang untuk 3 llintasan berbeda, yaitu road race, motocross dan flat track alias lintasan datar.

Wajar saja jika penunggangnya ingin dilihat lebih super layaknya kemampuan tunggangannya.

"Selain ini, kita juga punya niat agar bisa menjadi pengisi acara saat-saat dibutuhkan sesama. Seperti menjadi Wedding Warrior saat hajatan pernikahan anggota. Kita siap melakukannya," ujar Habib dengan tawa.

(cr15/tribun-medan.com)

Penulis: Alija Magribi
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved