Bengkel Kios Las dan Besi di Jalan Mahkamah Ditertibkan Satpol PP karena Ganggu Pejalan Kaki

Kasatpol PP Kota Medan M Sofyan mengatakan aksi penertiban dilakukan, karena material besi serta kanopi milik bengkel didirikan di atas trotoar

Bengkel Kios Las dan Besi di Jalan Mahkamah Ditertibkan Satpol PP karena Ganggu Pejalan Kaki
TRIBUN MEDAN/Dimazkahfi
Bengkel Kios Las dan Besi di Jalan Mahkamah Ditertibkan Satpol PP karena Ganggu Pejalan Kaki. 

Bengkel Kios Las dan Besi di Jalan Mahkamah Ditertibkan Satpol PP karena Ganggu Pejalan Kaki

TRIBUN-MEDAN.com- Bengkel Kios Las dan Besi di Jalan Mahkamah Ditertibkan Satpol PP karena Ganggu Pejalan Kaki.

Kios bengkel las dan besi di Jalan Mahkamah, Kelurahan Mesjid, Kecamatan Medan Kota ditertibkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dibantu polisi dan TNI, Rabu (11/9/2019).

Kasatpol PP Kota Medan M Sofyan mengatakan aksi penertiban dilakukan, karena material besi serta kanopi milik bengkel didirikan di atas trotoar jalan, sehingga mengganggu pejalan kaki dan pengendara motor yang melintas.

Kegiatan dilakukan terhadap seluruh warga yang berjualan hingga ke ruang milik jalan.

"Penertiban dilakukan secara persuasif. Karena sudah masuk ke ruang milik jalan. Kita juga lakukan pembersihan," kata Sofyan, Rabu (11/9/2019).

Aksi penertiban oleh Satpol PP ini berjalan lancar namun sempat dipertanyakan warga pemilik lapak. Menurut mereka, dulunya tidak ada tempat pejalan kaki di di depan kios mereka.

Sofyan menuturkan jika material milik pedagang disusun ke belakang dan tidak sampai ke trotoar tidak menjadi masalah karena, pihaknya tidak melarang warga untuk berusaha.

Baca: Keinginan Salbiah Naik Haji di Tahun 2020 Gagal karena Uangnya Rp 55 Juta Digelapkan BMT Amanah Ray

Baca: Hotman Paris: Hei Farhat, Andar, Elza, Im Too Smart Jadi Lawanmu, Sebut Sang Rival Segera Diperiksa

Baca: Tanggapi Eksodus Massal Mahasiswa Papua untuk Pulang Kampung, Ini Imbauan Bupati Mimika

"Ini biarlah untuk pejalan kaki. Turis kita bisa jalan dari objek sini ke sana, dan cantik kampung kita," tutur Sofyan.

Lebih lanjut, Sofyan mengimbau agar warga tidak coba-coba kembali menutup trotoar dengan lapak dagangan. Jika dilakukan, pihaknya akan mengambil tindakan tegas.

Baca: Menteri Siti Nurbaya Protes Malaysia Tuduh RI Penyebab Tunggal Kabut Asap, Padahal. . .

Baca: TERUNGKAP Uang Pemprov Sumut yang Hilang bukan untuk Gaji Melainkan Uang untuk Hal ini

Baca: VIDEO Kue Tar Berisi Emas Dipersembahkan Via Vallen Saat Ultah Sang Ibu

"Sekarang sudah dibuat trotoar untuk pejalan kaki. Kalau diletakkan lagi, saya datang kesini, dan akan saya amankan barang-barang kalian, mohon maaf," tegas Sofyan.

Baca: Nisa Tewas di Tangan Rekan Bisnisnya Sholahuddin, Dieksekusi di Cafe Penjara, Ini Motifnya

Baca: Pemerintah Masih Blokir Internet di 3 Wilayah Papua yang Rusuh

Baca: Lasro Marbun Lakukan Pemeriksaan untuk Pastikan Hilangnya Uang TAPD: Kecelakaannya Benar atau Tidak

Baca: Korban Investasi Bodong BMT Amanah Ray Terus Bertambah, Rp 30 Miliar Uang Pedagang Dibawa Kabur

(mak/tribun-medan.com)

Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved