Prostitusi Online Iming-iming Gaji Besar, 31 Perempuan Jadi Korban, Polisi Ungkap Pemaksaan Jadi PSK

Prostitusi Online Iming-iming Gaji Besar, 31 Perempuan Jadi Korban, Polisi Ungkap Pemaksaan Jadi PSK

Prostitusi Online Iming-iming Gaji Besar, 31 Perempuan Jadi Korban, Polisi Ungkap Pemaksaan Jadi PSK
ilustrasi/tribun jatim
Prostitusi Online Iming-iming Gaji Besar, 31 Perempuan Jadi Korban, Polisi Ungkap Pemaksaan Jadi PSK 

TRIBUN-MEDAN.COM - Prostitusi Online Iming-iming Gaji Besar, 31 Perempuan Jadi Korban, Polisi Ungkap Pemaksaan Jadi PSK.

//

 Subdit V PPA Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kepri terus melakukan pemeriksaan dan pengembangan terhadap kasus prostitusi online di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau.

Baca: PESAN Istri pada Suami Sebelum Tewas Gantung Diri Mengharukan, Titip Rawat 4 Anak, Penjelasan Polisi

Dari hasil pemeriksaan dan pengembangan saat ini, diketahui tersangka Awi dan Fahlen sengaja memberikan uang pinjaman kepada korban, hingga akhirnya korban berutang kepada mereka.

Wadir Ditreskrimum Polda Kepri AKBP Ari Darmanto mengatakan, dalam perekrutan yang dilakukan tersangka Fahlen, tersangka mengiming-imingi korban dengan gaji yang besar.

Bahkan, Fahlen memberikan uang kepada korban sebagai tanda jadi dan mendanai semua biaya perjalanan korban menuju ke Kabupaten Karimun melalui Batam.

Setelah korban sampai di Karimun, saat itulah tersangka Awi memainkan perannya dan korban dipaksa untuk bekerja sesuai perintah tersangka Awi.

"Di sini korban ditakut-takuti tersangka Awi dan harus bekerja untuk membayar uang yang telah dikeluarkan mereka dengan jangka waktu 6 bulan," kata Ari di Mapolda Kepri, Selasa (10/9/2019).

Ari mengatakan, selama 6 bulan bekerja itu, uang yang dihasilkan korban tidak langsung diberikan korban, melainkan dipegang tersangka Awi.

Baca: KPK JADI SOROTAN hingga DEMO DPR, Dewan Pengawas KPK & Kedudukan KPK Dianggap Tidak Lagi Independen

Setelah 6 bulan, barulah korban menerima uang dari hasil selama ini menjadi PSK.

Halaman
12
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved