Saksi Sebut Safrizal Hanya Perintah Satu Pengiriman, Pengacara Bantah Kliennya Terlibat Sabu 134 Kg

Abdul Kawi menerangkan bahwa dalam ketiga kali pengantaran sabu dirinya hanya diperintah terdakwa Safrizal

Saksi Sebut Safrizal Hanya Perintah Satu Pengiriman, Pengacara Bantah Kliennya Terlibat Sabu 134 Kg
TRIBUN MEDAN/VICTORY HUTAURUK
Terdakwa kurir sabu dengan terdakwa Safrizal alias Jal Bin Nurdin menjalani sidang keterangan saksi di Pengadilan Negeri Medan, Rabu (11/9/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Terdakwa dugaan kurir sabu dengan terdakwa Safrizal alias Jal Bin Nurdin menjalani sidang keterangan saksi di Pengadilan Negeri Medan, Rabu (11/9/2019).

Kali ini Jaksa Penuntut Umum (JPU) Nur Ainun menghadirkan dua terpidana yang juga terlibat dalam kasus ini yaitu Abdul Kawi (terpidana mati) dan Andi Syahputra (terpidana 20 tahun penjara).

Dalam keterangannya Abdul Kawi menerangkan bahwa dalam ketiga kali pengantaran sabu dirinya hanya diperintah terdakwa Safrizal pada pengiriman pertama saja.

"Jadi dia (terdakwa) di Malaysia perintahkan pengantaran yang pertama saja, yang kedua dan ketiga udah enggak dia lagi. Karena kedua ketiga itu yang suruh udah Syakirin bukan dia lagi. Yang pertama itu 60 kg," terangnya saat ditanya Jaksa.

Hal ini menandakan bahwa terdakwa tidak bertanggung jawab atas barang bukti seluruhnya sebanyak 134 kg yang didakwakan padanya.

Ia juga membenarkan bahwa untuk pemberian upah, dirinya mendapatkan dari dua orang yang berbeda.

"Waktu pemberian upah, orangnya ganti-ganti, ada dua orang yang bergantian yang memberikan," beber pria yang telah diputus hukuman mati ini.

Kawi juga membenarkan bahwa di tangan Safrijal alias Jal tidak ada ditemukan barang bukti.

"Benar terdakwa tidak menyentuh barang bukti tersebut," cetusnya.

Usai mendengarkan keterangan para saksi, Majelis Hakim yang diketuai Sapril Batubara menunda persidangan hingga pekan depan untuk mendatangkan saksi yang meringankan.

Halaman
1234
Penulis: Victory Arrival Hutauruk
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved