Pembina SantriPreneur Ikut Penjaringan Balon Wali Kota Medan di PDIP

Akhmad Khambali mengatakan, ia belum dapat memberitahu siapa identitas dari sosok Pembina Santripreneur

Pembina SantriPreneur Ikut Penjaringan Balon Wali Kota Medan di PDIP
TRIBUN MEDAN/HO
Pengurus Santripreneur mengambil formulir di DPC PDIP Medan. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Proses penjaringan Bakal Calon Wali Kota Medan dan Wakil Wali Kota Medan oleh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kota Medan terus bergulir.

Kali ini salah seorang pembina lembaga SantriPreneur mengikuti tahap penjaringan tersebut.

Menurut Ketua Regional Santripreneur Zona Sumatera, Akhmad Khambali,
Pengurus SantriPreneur mengambil formulir pendaftaran bakal Calon Wali Kota Medan di kantor DPC PDI Perjuangan pada Kamis, (12/9/2019).

Dikatakanmya pengurus tersebut diwakili M. Ajri Darul Ihsan, Ketua Badan Pengurus Cabang SantriPreneur Kota Medan didampingi Risdianto, Ketua Wilayah SantriPreneur Sumatera Utara.

"Badan Pengurus Cabang SantriPreneur Kota Medan mengambil formulir pendaftaran guna Mengantarkan Kader terbaiknya yang juga sebagai Pembina SantriPreneur Sumatera untuk persiapan maju Pilkada Kota 2020 di kantor DPC PDI Perjuangan," katanya.

Baca: Bobby Nasution Ambil Formulir di PDI Perjuangan, Hasyim SE: Semua Punya Peluang Sama

Baca: Ikut Penjaringan Balon Wali Kota Medan di PDIP, Ketua DPC PKB Medan Beberkan Alasan

Akhmad Khambali mengatakan, ia belum dapat memberitahu siapa identitas dari sosok Pembina Santripreneur Sumatera Utara yang mendaftar tersebut.

Namun menurutnya, sosok itu merupakan tokoh muda yang cerdas, pintar, dermawan dan salah satu figur organisasi kepemudaan.

Menurutnya, visi Pembina SantriPreneur Sumatera Utara itu maju sebagai Cawali Kota Medan melalui PDI Perjuangan adalah terciptanya masyarakat Kota Medan yang sejahtera, mandiri, dan berkeadilan.

Misi yang diembannya kata Khambali, yakni mewujudkan pemerintahan bersih, efektif, inovatif, transparan, demokratis dan terus mengikis potensi-potensi korupsi, kolusi, dan nepotisme.

"Menyiapkan sumber daya manusia unggul dan mampu berkompetisi secara global, terciptanya pemerataan pembangunan dan pengurangan kesenjangan wilayah, tersedianya infrastruktur publik yang memadai, terkoneksi, dan terintegrasi," katanya.

Halaman
12
Penulis: Fatah Baginda Gorby Siregar
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved