Ternyata Orang Nomor Satu di Ditkrimum Polda Sumut Senang Makan Nasi Bungkus di Pinggir Sungai

Begitupun banyak cara yang dilakukan orang untuk mengembalikan rasa mood yang sudah hilang diakibatkan rutinitas yang padat.

Ternyata Orang Nomor Satu di Ditkrimum Polda Sumut Senang Makan Nasi Bungkus di Pinggir Sungai
TRIBUN MEDAN/SOFYAN AKBAR
Dirkrimum Polda Sumut Kombes Andi Rian saat memaparkan penangkapan buronan 4 tahun, Rabu (11/9/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kepenatan dalam menghadapi rutinitas sehari-hari bisa melanda siapa saja.

Begitupun banyak cara yang dilakukan orang untuk mengembalikan rasa mood yang sudah hilang diakibatkan rutinitas yang padat.

Orang nomor satu di Direktorat Kriminal Umum (Ditkrimum) Kombes Pol Andi Rian juga mempunyai cara tersendiri untuk mengusir kepenatan yaitu makan nasi bungkus sambil melihat sungai.

"Bosan melihat dinding kantor, sesekali di waktu luang saya makan nasi bungkus dengan pemandangan sungai. Dengan begitu, kepenatan saya akan hilang dan pikiran pun menjadi fresh," katanya saat kumpul bareng wartawan di Srikandi, Kamis (12/9/2019).

Ia mengaku, selain merasa terhibur dengan makan nasi bungkus dipinggir sungai dirinya juga sangat senang menikmati jalan menuju ke tempat-tempat yang penuh dengan pemandangan dengan menggunakan motor trail.

"Bareng dengan teman-teman dan anggota untuk menjajal Medan berliku dan tanjakan dengan motor trail sangat seru," ujarnya.

Ia mengaku lebih sering menggunakan motor trail 250cc dengan mesin dua tak karena memang enak untuk dikendarai.

Rintangan terberat saat mengendarai motor trail ini, ketika sudah berkendara kurang lebih empat jam dalam menghadapi Medan yang curam.

"Biasanya terjadi keram di tangan kiri yang bertugas untuk memegang kopling. Hal ini biasa terjadi dan apabila itu terjadi, maka diharuskan untuk istirahat dan merelaksasi tangan kiri. Biasa kalau sudah keram, telapak tangan kiri tidak bisa lurus," terangnya.

Sebaiknya, kata pria dengan melati tiga dipundaknya ini, sebelum melakukan hobi trail ada baiknya untuk melakukan pemanasan (stretching).

"Hal ini sangat penting seperti layaknya melakukan olahraga lain, stretching dilakukan untuk melemaskan otot-otot. Ini juga dapat mencegah kaki agar tidak keram atau terkilir,"ujarnya.

Andi Rian mengaku dirinya juga pernah melintasi Pusuk buhit dengan menggunakan trail. Memilih olahraga ekstrim ini bagi orang nomor satu di Ditkrimum Polda Sumut ini karena dirinya suka dengan tantangan.

(akb/tribun-medan.com)

Penulis: Sofyan Akbar
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved