Usai Mendaftar ke PDIP, Wakil Bupati Simalungun Amran Sinaga Incar Partai Islam

Amran Sinaga memilih PDI Perjuangan sebagai kendaraan politik untuk ikut berkontestasi dalam Pilkada Simalungun 2020.

Usai Mendaftar ke PDIP, Wakil Bupati Simalungun Amran Sinaga Incar Partai Islam
TRIBUN MEDAN/TOMMY SIMATUPANG
Amran Sinaga usai mengembalikan formulir pendaftaran di DPC PDIP Simalungun, Kamis (12/9/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com, SIMALUNGUN - Wakil Bupati Simalungun Amran Sinaga menjadi bakal calon Bupati pertama yang mengembalikan berkas ke DPC PDIP Simalungun.

Amran yang datang dengan tim berada di DPC PDIP hampir lebih tiga jam.

Amran Sinaga memilih PDI Perjuangan sebagai kendaraan politik untuk ikut berkontestasi dalam Pilkada Simalungun 2020. Amran mengakui PDI Perjuangan adalah partai penguasa.

"PDI Perjuangan adalah partai penguasa dan partai pemenang di negeri ini. Oleh karena itu saya sangat respon. Dengan program PDI Perjuangan," kata Amran, usai menyerahkan formulir di sekretariat DPC PDI Perjuangan Kabupaten Simalungun, Kamis (12/9/2019).

Amran berharap dirinya diusung oleh PDI Perjuangan sebagai calon Bupati Simalungun periode 2020-2025.

Selain PDI Perjuangan, Amran juga mengaku sudah melakukan komunikasi politik dengan partai lain. Amran akan menggandeng Partai Islam.

"Saya akan menggandeng Partai Islam, termasuk identitas saya untuk melengkapi. Satu atau dua partai lagi," ucapnya.

Wakil Bupati Simalungun ini mengatakan, untuk calon wakil-nya nanti, tidak menutup kemungkinan akan diusulkan oleh DPC PDI Simalungun.

"Sepanjang itu perintah dari PDI P, saya siap. Kalau mungkin ada yang lain [calon wakil], bisa juga itu,"pungkasnya.

Ketua Tim Penjaringan Bakal Calon Bupati dan Wakil DPC PDI Perjuangan Kabupaten Simalungun, Maraden Sinaga mengatakan, penentu siapa calon yang akan diusung pada Pilkada Simalungun nanti setelah ditetapkan oleh DPP PDI Perjuangan.

Melalui penjaringan ini, kata Maraden, akan diserahkan dua nama calon ke DPP PDI Perjuangan Pusat. Sementara untuk calon wakil juga demikian.

"Ini tahap awal, kita akan merekomendasikan minimal 2 orang. Jadi apapun keputusannya ada di DPP. Untuk calon Wakil Bupati juga sama, DPP [PDI P] yang menentukan," ucapnya.

(tmy/tribun-medan.com)

Penulis: Tommy Simatupang
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved