Masak Sendiri, Yakiniku Khas Jepang Ada di Kota Medan
Bagi anda yang ingin menikmati yakiniku dengan harga yang cukup terjangkau, Meatsuka yang berlokasi di Jalan S. Parman Medan, jadi pilihan yang tepat.
TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Yakiniku, olahan daging panggang ala Jepang, biasanya dinikmati hanya saat momen spesial. Harga yang relatif mahal membuatnya tak mudah terjangkau kebanyakan orang.
Di Indonesia, tak sulit menemukan restoran yakiniku. Rata-rata restoran menawarkan konsep all you can eat (AYCE) atau bersantap sepuasnya.
Bagi anda yang ingin menikmati yakiniku dengan harga yang cukup terjangkau, Meatsuka yang berlokasi di Jalan S. Parman Medan, mungkin bisa menjadi pilihan yang tepat. Pasalnya restoran menyajikan
yakiniku dengan harga yang cukup terjangkau.
Owner Meatsuka, Nadra Ulfa Denas mengatakan Meatsuka memiliki makna yang artinya meat yang berarti daging dan suka diambil dari kata Bahasa Indonesia, suka.
"Meat itu daging dan suka ya suka Bahasa Indonesia, karena nama Meatsuka itu kayak Japanese jadi orang kiranya ini Japanese restoran. Tapi ini sebenarnya bukan japanese restauran ini lebih kayak ke barbeque sama steamboat, rasanya lebih ke Indonesia, bukan ke Jepang atau ke Korea. Hanya saja, konsep restoran kita ini saja kayak Jepang dan Korea," ujar Nadra.
Di Meatsuka ini, konsumen dapat memilih menu steamboat dan yakiniku dapat dinikmati dengan cara dimasak sendiri oleh konsumen.
"Menu makanan utama kita ada dua yakni yakiniku dan steamboat. Yakiniku itu daging ayam, daging sapi yang dipanggang lalu dimasukkan ke dalam saus yang manis dan gurih. Kalau steamboat itu cara masaknya ya direbus," ucapnya.
Ia menjelaskan setelah konsumen memesan makanan yang diinginkan, maka pelayan akan menyajikan makanan yang dipesan. Bila konsumen memesan yakiniku maka konsumen akan memasak sendiri makanannya di atas meja. Begitu juga dengan makanan steamboat, konsumen merebus sendiri sayuran, bakso di dalam kuah yang sudah disediakan juga.
"Untuk kuah steamboat kita menyediakan kuah tomyam dan chicken soup. Untuk daging ayam dan daging sapi yang akan dibakar, kita menyediakan saos yakiniku jadi rasanya manis-manis bumbu ala barbeku dan slice daging itu harus perfect," ungkapnya.
Diakui Nadra, proses pembuatan makanan-makanan ini tak begitu sulit karena konsumen masak sendiri, dan pihaknya hanya menyediakan bahan-bahan mentahnya saja yakni daging, saos, kuah, snack dan desert.
Tak hanya menyajikan menu utama, tempat ini juga menghidangkan beragam aneka snack, desert, dan minuman. "Yang lainnya itu ada sate taichan, mie ramen, dan itu tergolong sebagai snack saja bukan makanan utama," katanya.
Meatsuka memiliki pilihan menu AYCE yakni menu a, menu b, dan menu c. Dengan menu a, konsumen dapat menyantap snack dan dessert sepuasnya. Untuk menu b, konsumen dapat menyantap snack, desert dan steamboat dengan sepuasnya. Selain itu, dengan menu c, konsumen dapat menikmati snack, desert, steamboat dan yakiniku dengan AYCE.
"Kita ada ala carte dan all you can eat (AYCE). Menu all you can eat itu ada tapi beda-beda yang pertama itu khusus snack dan dessert kalau yang menu b itu ada steamboat, snack, desert dan menu c itu baru bisa semuanya termasuk yakiniku. Paket menu a, b, dan c ini mulai harga Rp 99.900 hingga Rp 139.900," ucapnya.
Seluruh hidangan makanan Meatsuka ini dijamin halal. "Halal semua, daging sapi, ayam, bakso yang di steamboat, udang, olahan ikan, chikuwa dan lain lain. Rp 99.900 itu all u can eat snack sama dessert, sate taichan
ayam, sate taichan lidah sapi, sate taichan sapi, bisa dipesan sampai kenyang. Pesan sekali kalau masih kurang pesan saja lagi," ucap Nadra.
Bagi konsumen yang sudah memesan menu AYCE, konsumen dapat menikmati minuman teh manis dan ocha berkali-kali sebab kedua minuman ini sudah termasuk dalam menu AYCE.
"Tapi ada juga yang enggak suka pesan all you can eat, jadi mereka pesan yang ala carte ada yakiniku spesial, yanikiku reguler yang harganya mulai dari Rp 70 ribu hingga Rp 85 ribu, begitu juga untuk menu steamboat dan menu itu bisa untuk berdua atau bahkan bertiga, tegantung selera masing masing," tambahnya.
Restoran dengan konsep ala Jepang ini dapat menampung konsumen lebih dari 50 orang dalam sekali kunjungan. Ruangannya difasilitasi dengan AC (Air Conditioner) sehingga suasana ruang juga terasa sejuk. Meatsuka juga memiliki musala yang berada di lantai dua.
Tempat ini buka setiap hari, denga jadwal Senin hingga Jumat pukul 10.00-22.00 WIB serta Sabtu dan Minggu pukul 11.00 sampai 23.00 WIB.
"Antusias konsumen kita bagus, biasanya konsumen datang bawa keluarga, teman, dan mayoritas yang datang anak-anak muda," katanya.
Hobi Makan
Makan merupakan kegiatan yang selalu dilakukan semua orang. Bahkan ada yang menjadikan kegiatan makan tersebut menjadi hobi, hanya karena kesukaan mereka dengan kuliner.
Diakui Owner Meatsuka, Nadra Ulfa Denas, ia membuka usaha kuliner ini sebab dirinya memiliki hobi makan. Meatsuka merupakan restoran yang menghidangkan makanan utama yakiniku dan steamboat di Kota Medan.
"Awalnya saya hobi makan, jadi saya dulu ambil S2 di Bandung, disana banyak banget konsep yang kayak gini, makanan yang fresh dan masak sendiri. Setelah saya selesai kuliah saya kepikiran untuk buka di Medan," ucap Nadra.
Ia mengatakan makanan yakiniku dan steamboat ini memang sudah tersebar juga di Kota Medan. Namun, kebanyakan restoran dengan konsep Meatsuka kebanyakan
membidik kalangan menengah atas. Maka, dengan hadirnya
Meatsuka, ia berharap semua kalangan dapat menikmati menu yakiniku dan steamboat ini.
"Bisnis itu memang fashion saya, sebelum saya berbisnis kuliner saya sudah ada bisnis juga, tapi memang Meatsuka ini bisnis kuliner pertama saya. Kalau ditanya bedanya dari tempat lain, ya dari harga makanan relatif terjangkau, dan bisa masuk ke kalangan mana saja, menengah bawah dan atas, bebas," ujarnya.
Meskipun diawal merintis bisnis kuliner Nadra hanya seorang diri tapi kini, ia didukung beberapa chef dan para karyawan. Ia mengaku bisnis kuliner ini hanya dipelajarinya secara otodidak.
"Tantangan waktu awal mendirikan bisnis kuliner ini saya kerjakan sendiri, menghire kontraktor, arsitektur, chef, karyawan sama memperkenalkan Meatsuka. Alhamdulillah digampangkan saja kebetulan juga saya kenal influencer jadi memudahkan saya untuk memasarkan bisnis kuliner ini. Media sosial berupa Instagram juga paling kuat untuk promosi makanan," kata Nandra.
Ia menjelaskan agar tetap eksis dan bertahan, bisnis kuliner ini juga didukung dengan beragam promo dan sering iklan. Pada Bulan September ini, khusus pengguna aplikasi Dealjava, maka konsumen akan dapat membeli paket makanan yang lebih murah.
"Pengusaha muda yang ingin memulai usaha kuliner itu harus yakin dan percaya kalau restorannya itu akan berhasil. Konsep restoran kita itu harus beda dengan yang lain. Kalian harus melakukannya dengan hati dan yakin restoran itu bakal maju," ucapnya.
(nat/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/konsumen-menikmati-yakiniku-dan-steamboat-di-meatsuka.jpg)