Cerita Seleb

Tangisan Bunga Citra Lestari (BCL) Wafatnya BJ Habibie, Belajar Lewat Kisah Cinta Habibie & Ainun

Sejak mendengar kabar duka meninggalnya BJ Habibie pada Rabu (11/9/2019) pukul 18.05 WIB, BCL, sapaan akrab Bunga Citra Lestari, terus menangis

Tangisan Bunga Citra Lestari (BCL) Wafatnya BJ Habibie, Belajar Lewat Kisah Cinta Habibie & Ainun
WARTA KOTA/FERYANTO HADI
Penyanyi Bunga Citra Lestari (BCL) bersama suami, Ashraf Sinclair usai mengikuti prosesi pemakaman Presiden ketiga Bacharuddin Jusuf Habibie di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (12/9/2019) siang. 

TRIBUN-MEDAN.com- Ashraf Sinclair (39), pemain film asal Malaysia yang juga suami Bunga Citra Lestari (36), ikut merasakan kesedihan saat mendengar kabar wafatnya Presiden ketiga Republik Indonesia BJ Habibie.

Sejak mendengar kabar duka meninggalnya BJ Habibie pada Rabu (11/9/2019) pukul 18.05 WIB, BCL, sapaan akrab Bunga Citra Lestari, terus menangis.

"Saya terus berusaha menenangkan dia (BCL)," kata Ashraf Sinclair di sela-sela menghadiri upacara pemakaman BJ Habibie di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (12/9/2019).

Ashraf Sinclair terus mendampingi BCL, sejak melayat ke rumah duka BJ Habibie di kawasan Patra Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan, hingga ke Taman Makam Pahlawan Kalibata.

Tidak hanya BCL, Ashraf Sinclair juga mengaku mengenal almarhum BJ Habibie, meski hubungan personalnya tidak sedekat sang istri.

Ashraf banyak memetik pelajaran dari hidup BJ Habibie, khususnya dalam hal kecintaan terhadap keluarga.

"Eyang Habibie itu orang yang sangat penyayang, benar-benar humble sekali. Kami bahkan sudah dianggap sebagai cucu beliau sendiri," ujar Ashraf.

Sementara itu, BCL belum percaya bahwa sosok yang dikaguminya itu telah meninggalkan selamanya.

"Aku masih tidak percaya eyang sudah nggak ada, unreal saja. Jujur aku belum bisa menerima sepenuhnya," ujar BCL terisak.

Apa kenangan-kenangan berkesan bersama BJ Habibie, BCL hanya diam dan memejam mata sejenak.

Ketika mata kembali terbuka, air matanya kembali membasahi pipi.

BCL tidak kuasa mengingat kenangan-kenangan manis itu.

"Banyak sekali kenangan dan semuanya berkesan," katanya.

Sejak lama BCL mengidolakan sosok BJ Habibie dan baru mengenal langsung, bahkan tahu seluk-beluk kehidupan keluarga BJ Habibie ketika dipercaya memerankan sosok Ainun Habibie di film Habibie & Ainun (2012).

Film pertama Habibie dan Ainun itu digarap sutradara Faozan Rizal.

"Eyang itu salah satu pria paling hebat bagi hidupku, selain suami dan papaku," kata Bunga Citra Lestari.

Belajar Lewat kisah cinta Habibie & Ainun

Meski demikian, BCL merasa kisah hidup Habibie telah banyak memberikan inspirasi, termasuk kisah cintanya dengan Ainun.

Lewat kisah cinta Habibie & Ainun, BCL dan suami Ashraf Sinclair jadi percaya bahwa cinta sejati itu benar adanya.

"Aku merasa cinta Habibie dan Ainun jadi inspirasi untuk semua orang, enggak cuma buat kita berdua. Sesuatu yang kita percaya cinta sejati itu ada," ujar BCL.

Ashraf Sinclair yang berada di samping BCL pun mengamini perkataan sang istri. 

"Sering ketemu (Habibie) dan sharing. Dia sangat loving, caring, dan penyayang," ujar Ashraf.

Meski merasa sedih, BCL bahagia karena kini Habibie telah dapat kembali bersama cinta sejatinya, Ainun.

"Eyang tuh selalu bilang, 'Eyang tuh pengin bareng sama Ainun' begitu. Ya sekarang kita bahagia sih, Eyang sudah mendapatkan apa yang dia inginkan untuk sama-sama bersama dengan Eyang Ainun," ucap BCL.

BCL menambahkan, Habibie sudah menjadi salah satu idola sekaligus panutan dalam hidupnya.

Mantan Presiden RI BJ Habibie (73) punya banyak kisah yang membuatnya bahagia. Pertama, sang istri, Dr Hasri Ainun Habibie, bisa tinggal lebih lama di Tanah Air setelah sebelumnya harus bolak-balik ke Jerman untuk terapi.
KOMPAS/TOTOK WIJAYANTO
Mantan Presiden RI BJ Habibie (73) punya banyak kisah yang membuatnya bahagia. Pertama, sang istri, Dr Hasri Ainun Habibie, bisa tinggal lebih lama di Tanah Air setelah sebelumnya harus bolak-balik ke Jerman untuk terapi.

"Dia orang yang sangat aku idolakan. Aku sebut kemarin di Instagram aku, one of the most wonderful man i ever known in my life," ujarnya.

Sebelumnya, Presiden ketiga RI, Bacharuddin Jusuf Habibie meninggal dunia.

Pria kelahiran Parepare, Sulawesi Selatan, 25 Juni 1936 itu meninggal akibat penyakit yang dideritanya.

Sebelum Habibie wafat, keluarga dekat sudah berkumpul di RSPAD Gatot Soebroto, tempat Habibie dirawat.

Diketahui, Habibie telah menjalani perawatan intensif di rumah sakit sejak 1 September 2019.

Keponakan Habibie, Rusli Habibie, menyebutkan bahwa seluruh keluarga dekat sudah dipanggil dan berkumpul di Paviliun Kartika, RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Rabu (11/9/2019).

Selama masa perawatan, Habibie ditangani tim dokter spesialis dengan berbagai bidang keahlian, seperti jantung, penyakit dalam, dan ginjal.  

Habibie telah dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata bersebelahan dengan pusara istrinya, Hasri Ainun Besari.

Produser: Pak BJ Habibie Sempat Tanya soal Film Habibie & Ainun 3

Produser Manoj Punjabi menceritakan obrolan terakhirnya dengan mendiang Bacharuddin Jusuf Habibie atau BJ Habibie, yang tutup usia pada Rabu (11/9/2019).

“Tanggal 9, bulan 9, dua hari sebelum wafatnya Pak Habibie, beliau masih ngobrol sama saya.  Masih nanya sudah bikin film Habibie Ainun? Sudah bikin film tentang Rudy Habibie? Sekarang film tentang Ainun,” ujar Manoj di Jakarta, Kamis (12/9/2019).

Manoj merupakan produser MD Pictures, rumah produksi yang menggarap tiga film tentang Habibie, yakni Habibie & Ainun (2012), Rudy Habibie (2016), dan Habibie & Ainun 3 (2019).

Film Habibie & Ainun 3 akan mengisahkan kehidupan masa muda Ainun. Film garapan sutradara Hanung Bramantyo itu dijawalkan tayang pada Desember 2019.

Namun, Manoj mengaku belum mengetahui apakah akan ada perubahan dalam proses kreatif film tersebut.

“Saya belum tahu kreatifnya mau dibawa ke mana karena itu di luar dugaan saya. Rencana bulan Desember akan rilis. Mau diubah mau di apa kami belum tahu,” kata Manoj.

Menurut Manoj film tersebut telah merampungkan proses pengambilan gambar yang sesuai dengan keinginan dan persetujuan Habibie.

Film Habibie & Ainun 3vdijadwalkan rilis poster pada Rabu malam. Namun rencana itu dibatalkan menyusul kabar duka pada sang tokoh yang difilmkan itu.

“Semalam, rilis poster enggak tepat. Minggu depan, kami akan update trailer baru kami,” kata Manoj.

Manoj mengenang sosok Habibie, yang telah dikenalnya sejak 2010, sebagai tokoh yang inspiratif.

“Dia positif, energi. Dia adalah hero saya,” ujar dia.

Dalam percakapan dengan Kompas.com, Rabu malam, Manoj mengatakan Habibie pun sempat menyaksikan teaser dan trailer Habibie & Ainun 3.

“Pak Habibie sudah sempat nonton teaser dan trailer (Habibie & Ainun 3),” ujar Manoj.

Manoj menambahkan, ia merasa lega melihat reaksi Habibie ketika menyaksikan teaser dan trailer tersebut.

Menurut Manoj, sutradara Hanung Bramantyo pun gembira karena trailer itu tidak membuat kecewa Habibie.

“Beliau sangat happy. Jadi itu kado terakhir saya, yang kami berikan kepada Pak Habibie,” lanjut Manoj. (Wartakota/Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Ashraf Sinclair: Sejak Mendengar Kabar Duka BJ Habibie Meninggal, Bunga Citra Lestari Terus Menangis.

Ria Irawan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Salemba Raya, Jakarta Pusat, Jumat (13/9/2019).
Ria Irawan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Salemba Raya, Jakarta Pusat, Jumat (13/9/2019). (Kompas.com/Tri Susanto Setiawan)

Ria Irwan Menangis dan Elus Suami, Kanker Endometrium yang Dideritanya Menyebar ke Kepala dan Paru

TRIBUN-MEDAN.COM - Artis peran Ria Irawan menangis saat sang suami, Mayky Wongkar, menjelaskan tentang penyakit yang diidapnya kepada awak media di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat, Jumat (13/9/2019) sore.

Mulanya, Ria terlihat agak ceria saat bertemu dengan awak media.

Saat berjalan, Ria harus dituntun Mayk dan perawat rumah sakit.

Ria Irawan melempar senyum kepada awak media, tanpa mengucapkan kata-kata.

Mayky pun menjelaskan kronologi Ria Irawan sampai pada akhirnya dirawat di RS Cipto Mangunkusumo sejak 1 September 2019.

Saat itu, dari hasil MRI, di bagian kepala Ria ada massa tumor dan ada pula di bagian paru-paru.

"Massa tumor di bagian kepala itu menekan saraf otak istri saya yang mengakibatkan agak sedikit sulit berbicara, dan kehilangan keseimbangan," kata Mayky, Jumat sore.

Di saat Mayky menjelaskan kanker, Ria Irwan terlihat menangis sambil mengelus-elus sang suami.

Matanya terlihat berkaca-kaca dan beberapa kali menghela napas.

Awak media pun mencoba menguatkan Ria.

"Semangat Mbak Ria," kata beberapa awak media kepada Ria.

Seketika, Ria Irawan langsung memberikan sebuah kecupan kepada awak media di balik maskernya.

Selanjutnya, dengan suara terbata-bata dan wajahnya ditutupi masker, Ria mengatakan bahwa kondisinya sudah lebih baik daripada saat kali pertama dirawat di rumah sakit.

"Gimana perasaannya sekarang? Mendingan," kata Ria yang duduk di kursi roda saat memberikan pernyataannya terkait kondisi kesehatannya di RSCM, Jumat sore (13/9/2019).

Ria tidak banyak berbicara saat menjawab pertanyaan wartawan.

Kemudian, Mayky Wongkar, menjelaskan bahwa sel kanker endometrium atau kanker dinding rahim telah menyebar.

"Jadi saya cuma menjelaskan, ini endometrium. Sel anak kanker dari endometrium yang menyebar ke bagian kepala dan paru, jadi bukan tumor yang baru," kata Mayky.

Mayk menjelaskan kanker yang muncul kali ini diketahui dari hasil MRI di bagian kepala.

Dari hasil MRI itu, di bagian kepala Ria ada massa tumor dan ada pula di bagian paru-paru.

"Massa tumor di bagian kepala itu menekan saraf otak istri saya yang mengakibatkan agak sedikit sulit berbicara, dan kehilangan keseimbangan," kata Mayky.

Langkah yang diambil oleh dokter, kata Mayky, adalah mengecilkan atau menekan urat sarafi di bagian kepala saja.

"Setelah nanti akan melakukan sinar kepala sebanyak 10 kali akan dilakukan namanya kemoterapi paliatif untuk bagian tubuh seperti paru dan sebagainya," kata dia.

"Jadi sel kanker ini disebut metastasis yang berasal dari endometrium sel kanker yang awal istri saya alamin. Jadi ini bukan hal baru, sudah dari 2014," ucap dia.

Penanganan yang dilakukan oleh tim medis, kata Mayky, adalah dengan melakukan tindakan radioterapi.

"Jadi sebenarnya tumor itu dikecilkan saja untuk tidak menekan urat saraf di bagian kepala," ucap Mayky.

Ria Irawan nantinya akan menjalani terapi radiasi di kepala selama beberapa kali.

"Setelah itu nanti akan dilakukan sinar di kepala sebanyak 10 kali. Akan dilakukan namanya kemoterapi paliatif untuk bagian tubuh seperti paru dan sebagainya lah," kata dia. (*)

Artikel telah tayang di Kompas.com dengan judul: Suami: Kanker Ria Irawan Menyebar ke Kepala dan Paru, Bukan Tumor Baru

Halaman
Editor: Abdi Tumanggor
Sumber: Warta kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved