Terkait Demo Ibu-ibu Buka Pakaian di Tobasa, Sekda Sebut Massa Pendemo Bukan Warga Desa Sigapiton

The Nomadic Kaldera Toba Escape adalah pengembangan potensi wisata Danau Toba yang menjadi proyek Badan Otorita Pariwisata Danau Toba (BOPDT).

Terkait Demo Ibu-ibu Buka Pakaian di Tobasa, Sekda Sebut Massa Pendemo Bukan Warga Desa Sigapiton
TRIBUN MEDAN/ARJUNA BAKKARA
Rapat Tim terpadu Pemkab Tobasa yang dihadiri oleh Sekda Tobasa dan jajaran, serta Dirut BPODT Ari Prasrtyo bersama masyarakat Adat Desa Sigapiton di Kaldera Toba, Senin (9/9/19) Pukul 16.00 WIB. 

TRIBUN-MEDAN.Com - Warga Desa Sigapiton, Kecamatan Ajibata, Kabupaten Tobasamosir (Tobasa) menghadang alat berat yang masuk ke desanya, Kamis (12/9/2019).

Alat berat tersebut rencannya digunakan untuk membangun jalan dari The Nomadic Kaldera Toba Escape menuju Batusilali sepanjang 1.900 meter dan lebar 18 meter.

The Nomadic Kaldera Toba Escape adalah pengembangan potensi wisata Danau Toba yang menjadi proyek Badan Otorita Pariwisata Danau Toba (BOPDT).

Warga desa menuding proyek tersebut merampas tanah rakyat.

Alat berat tersebut dianggap menggilas tanah dan hutan mereka.

Aksi 100 warga desa tersebut didampingi Kelompok Studi Pengembangan dan Prakarsa Masyarakat (KSPPM)

Massa yang didominasi kaum ibu itu bahkan melakukan aksi buka baju. Mereka histeris dan bentrokan antara warga dan aparat pun terjadi.

Seorang staf KSPPM dipukul aparat dan luka di bagian mata.

Sebut massa pendemo bukan warga setempat

Masyarakat adat Sigapiton saat mengikuti dialog di Desa Sigapiton, Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba Samosir, Rabu (15/8/2018).
Tigor Munthe/KOMPAS.com
Masyarakat adat Sigapiton saat mengikuti dialog di Desa Sigapiton, Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba Samosir, Rabu (15/8/2018).

Saat dikonfirmasi, Sekretaris Daerah Kabupaten Tobasa Audhi Murphy Sitorus mengatakan massa pendemo bukanlah warga Desa Sigapiton.

"Mereka mengklaim itu adalah lahannya walaupun mereka bukan penduduk setempat. Masyarakat setempat pun tidak senang dengan tindakan mereka. Mereka dari Desa Pardamean Sibisa tapi mengaku tanahnya di situ," kata Murphy.

Halaman
1234
Editor: Abdi Tumanggor
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved