News Video

M Ridondo Nasution Bisa Menghasilkan hingga Rp 20 Juta per Bulan dari Game

Pemuda yang akrab disapa Skyla inipun mampu mengumpulkan pundi-pundi uang dari hobi bermain gamenya tersebut.

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN- “Bermain game tak selalu berdampak negatif” hal itulah yang ingin dibagikan oleh M. Ridondo Nasution.

Pasalnya, berawal dari hobi bermain game, kini ia bisa sukses dikenal banyak orang terutama para gamers yang ada di Indonesia dan sering mendapatkan tawaran pekerjaan.

Pemuda yang akrab disapa Skyla inipun mampu mengumpulkan pundi-pundi uang dari hobi bermain gamenya tersebut. Bahkan per bulan bisa mendapatkan penghasilan hingga Rp 20 juta.

“Dua bulan terakhir ada tambahan pemasukan si memang karena ada beberapa event. Tapi stabilnya per bulan Rp 20 jutaan dan semuanya dari game,” ujar pemuda kelahiran 20 Agustus 1994 ini saat ditemui Tribun di sela-sela acara First Warriors, Minggu (15/9/2019).

Ia menuturkan, penghasilan tersebut didapatkan mulai dari caster game, datang menjadi juri atau bintang tamu di acara game hingga menjual diamond yang ada di game.

“Saya sering menjual diamond di dalam game yang bisa digunakan untuk membeli beberapa pernak-pernik di dalam game seperti kostum dan lain-lain,” tuturnya.

Saat ini, dalam satu hari Skyla biasanya memiliki waktu dua jam untuk bermain game dan hal tersebut dilakukan sebelum tidur agar tidak mengganggu pekerjaan dan rutinitas hariannya.

“Kalau saya kan saat ini 8 jam bekerja di kantor dan dua jam selalu sisihkan untuk main game karena sebagai pelatih harus mengetahui game apa yang memang sedang hits atau digandrungi saat ini,” jelasnya.

Skyla telah bermain game sejak kecil dan memang dari dulu orangtua menyuport, maksudnya yaitu tidak pernah melarang-larang ketika saya bermain game. “Hanya saja memang sejak dulu, orangtua selalu menekankan agar saya bisa membagi waktu dengan baik, misalnya waktunya belajar atau waktunya mengerjakan PR maka harus mengerjakan PR,” terangnya.

Ia mengungkapkan, walau membebaskannya bermain game, namun orangtuanya selalu memperhatikannya dan tidak pernah mengacuhkannya. Karena peran dari orangtua juga sangat penting untuk mendidik anak agar bisa tetap jalan dengan benar walau si anak fokus dengan game.

“Kalau yang berpandangan buruk dari game itu memang sudah banyak, tetapi kalau kita pandang dari posisi positifnya yaitu jika bermain game pada waktunya dan tidak sampai merusak rutinitas maka hal tersebut tidak akan berdampak negatif malah bahkan bisa menjadi penghasilan,” ungkapnya.

Ia menyebutkan, apalagi untuk game diprediksi 10 tahun ke depan bakal naik dan mencari pekerjaan di bidang game sangat mudah sekali karena setiap e sports saat ini telah memiliki kantor dan dalam satu kantor tersebut biasanya ada minimal 60 orang.

“Ini artinya lahan pekerjaan di dunia game sedang terbuka lebar. Seperti saya yang sekarang bekerja di salah satu e sports dan saya juga merupakan caster serta influencer, jadi memang cukup banyak sekali pekerjaan di bidang game,” sebutnya.

(pra/tribun-medan.com)

Penulis: Ayu Prasandi
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved