News Video

Warga Tanjung Morawa Minta Kandang Ayam Potong Ditutup, Kesal Rumahnya Banyak Lalat dan Bau Kotoran

Saat datang ke lokasi peternakan, warga pun membawa ribuan lalat yang mati. Warga pun berharap lokasi peternakan ayam potong itu secepatnya ditutup

Warga Tanjung Morawa Minta Kandang Ayam Potong Ditutup, Kesal Rumahnya Banyak Lalat dan Bau Kotoran
Tribun Medan
Warga perlihatkan lalat yang disebabkan kandang ayam potong di sekitar permukiman penduduk Tanjung Morawa, Minggu (15/9/2019) 

TRIBUN-MEDAN.com - Puluhan warga Desa Dalu X B, Kecamatan Tanjung Morawa melakukan aksi demo di area lokasi peternakan ayam potong di wilayah Desa Tumpang Nibung, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deliserdang yang diduga tidak berizin Minggu, (15/9/2019).

Aksi ini dilatarbelakangi karena warga sudah tidak tahan dengan banyaknya lalat di area pemukiman mereka.

Saat datang ke lokasi peternakan, warga pun membawa ribuan lalat yang sudah mati.

Warga pun berharap lokasi peternakan ayam potong itu secepatnya ditutup.

"Kalau di rumah itu udah macam tempat bangkai karena banyak kali lalatnya. Mau makan payah, mau tidur pun payah. Kami minta kandang ayam yang ada di sini segera ditutup," ujar Nurmala.

Tonton videonya;

Ayo subscribe channel YouTube Tribun MedanTV

Detik-detik Toyota Rush Ditabrak Kereta Api hingga Terseret Belasan Meter

Pembacok Ibu Kandung Akhirnya Ditangkap, Sempat Duel dengan Kapolsek, Rusak Borgol hingga Kabur

Warga yang datang ke sini meminta penutupan segera dilakukan karena mereka juga tidak ingin kalau anak-anaknya mendapat penyakit.

Warga berharap agar apa yang mereka keluhkan ini bisa ditindaklanjuti oleh pihak terkait dan Bupati Ashari Tambunan.

"Pengusahanya ini orang luar. Dia dapat duit terus, kita dapat bau tai dan lalatnya. Kami minta supaya ditutup saja sebelum masyarakat berbuat anarkis di tempat ini," kata Boru Siregar.

Saat aksi di area kandang, warga hanya dapat berjumpa dengan penjaga kandang.

Pekerja kandang tersebut pun berjanji akan menyampaikan keluhan warga ke bosnya.

"Yang punya kandang orang Medan tapi yang punya ayamnya tinggal di Batang Kuis. Nanti akan saya sampaikan lah sama bos karena aku hanya kerja saja di sini. Bosnya hari ini enggak bisa datang ke kandang karena sedang berada di Medan," kata penjaga kandang bernama Ucok.

(dra/tribun-medan.com).

Penulis: Indra Gunawan
Editor: Hendrik Naipospos
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved