Ambil Bagian dalam Promosi Sejarah dan Budaya Dairi, Anak-anak Muda Sidikalang Latihan Menulis

Sekretaris Umum Kalantara, Elim Sigalingging mengungkapkan para peserta pelatihan sebagian besar merupakan anggota baru.

Ambil Bagian dalam Promosi Sejarah dan Budaya Dairi, Anak-anak Muda Sidikalang Latihan Menulis
Tribun Medan / Dohu Lase
Anak-anak muda pecinta sejarah dan budaya di Sidikalang, Kabupaten Dairi, yang tergabung dalam komunitas Kalantara, mengikuti pelatihan dasar menulis dan kepemimpinan, Minggu (15/9/2019). 

TRIBUN-MEDAN.COM, DAIRI - Anak-anak muda pecinta sejarah dan budaya di Sidikalang, Kabupaten Dairi, yang tergabung dalam komunitas Kalantara, mengikuti pelatihan dasar menulis dan kepemimpinan, Minggu (15/9/2019).

Kegiatan dilangsungkan di GOR Sidikalang dan diikuti sedikitnya 60 peserta. Pengurus Kalantara menghadirkan pemateri asal Medan, Royandi Hutasoit, Editor Tribun Medan

Sekretaris Umum Kalantara, Elim Sigalingging mengungkapkan para peserta pelatihan sebagian besar merupakan anggota baru.

Tujuan pelatihan ini adalah untuk terampil menulis artikel-artikel sejarah/budaya Kabupaten Dairi, sekaligus melatih intelektual yang mampu berpikir kritis.

Editor Tribun Medan Royandi Hutasoit (berdiri, baju kotak-kotak) memberi materi penulisan kepada anak-anak muda Sidikalang, Kabupaten Dairi, yang tergabung dalam komunitas Kalantara, Minggu (15/9/2019).
Editor Tribun Medan Royandi Hutasoit (berdiri, baju kotak-kotak) memberi materi penulisan kepada anak-anak muda Sidikalang, Kabupaten Dairi, yang tergabung dalam komunitas Kalantara, Minggu (15/9/2019). (TRIBUN MEDAN / DOHU LASE)

Kalantara sendiri, lanjut Elim, telah berdiri sejak 2017 lalu. Kegiatannya fokus dalam bidang penggalian sejarah dan budaya khusus Kabupaten Dairi.

Lewat kegiatan ini, diharapkan lahir anak-anak muda yang berperan aktif mempromosikan Kabupaten Dairi lewat sejarah dan budaya.

"Kita hanya ingin ikut berperan dalam membangun generasi muda yang mengenali sejarah dan budaya, lalu mengenalkannya ke dunia luar," ujar Elim.

Tak hanya mendapat materi, lanjut Elim, para peserta juga disuguhkan praktik menulis, praktik skill komunikasi, dan kepemimpinan.

"Para peserta bisa langsung mencoba menulis sesuai tema yang diminati masing-masing. Tadi juga, pemateri sempat mengajarkan cara membuat vlog. Kita sih berharap, anggota Kalantara bisa menyajikan hasil penggalian sejarah dan budaya lewat video," jelas Elim.

(cr16/tribun-medan.com)

Penulis: Dohu Lase
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved