DPRD Dairi Batal Pakai Pin Emas, Diganti Pin Kuningan Hemat Anggaran Rp136 Juta

Sekretariat DPRD Dairi berencana menyediakan pin berbahan emas bagi pimpinan dan anggota DPRD Dairi yang baru hasil Pemilu 2019.

DPRD Dairi Batal Pakai Pin Emas, Diganti Pin Kuningan Hemat Anggaran Rp136 Juta
TRIBUN MEDAN / DOHU LASE
Pengendara sepeda motor melintas di depan Kantor DPRD Kabupaten Dairi, Jalan Sisingamangaraja, Sidikalang, baru-baru ini. 

TRIBUN-MEDAN.COM, DAIRI - Pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Dairi akhirnya sepakat menggunakan pin berbahan kuningan.

Sebelumnya, Sekretariat DPRD Dairi berencana menyediakan pin berbahan emas bagi pimpinan dan anggota DPRD Dairi yang baru hasil Pemilu 2019.

Mantan Sekretaris DPRD Dairi, Wesly Manullang yang ditemui Tribun Medan sebelum pensiun bulan Agustus 2019 lalu mengatakan, 35 anggota DPRD Dairi terpilih periode 2019-2024 akan mendapat pin emas seberat lima gram sebagai atribut kelengkapan busana saat upacara pengambilan sumpah/janji.

Belakangan, penggunaan pin emas itu batal dan digantikan pin kuningan.

Plt Sekretaris DPRD Dairi, Erikson Purba, didampingi Kabag Umum-nya, Robert Sitorus, mengaku pembelian pin emas memang sempat dianggarkan. Besarannya mencapai Rp140 juta untuk 35 anggota DPRD.

"Baru-baru ini, telah disepakati dalam rapat internal dengan DPRD, pin yang kita berikan adalah pin berbahan kuningan seharga Rp90 ribuan per buah," ujar Erikson saat ditemui Tribun Medan, Senin (16/9/2019).

Kabag Umum Robert Sitorus menjelaskan, peralihan tersebut disebabkan pemberian pin emas bagi anggota dewan menuai pro-kontra di masyarakat.

Padahal, lanjut Robert, menurut Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2017 tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD, tidak ada pelarangan soal pin emas.'

"Tidak ada disebutkan sebenarnya bahwa pin anggota DPRD harus berbahan apa. Sebelum-sebelumnya, pin berbahan emas dipilih karena mempertimbangkan kepatutan, sesuai Pasal 12 Ayat (2) PP 18/2017," ujar Robert.

Lebih lanjut, Robert menuturkan, selama ini penyediaan pin emas oleh Sekretariat DPRD Dairi dilakukan lewat pengadaan barang/jasa, sehingga otomatis pin emas itu berstatus inventaris dan wajib dikembalikan bila anggota dewan tak menjabat lagi.

Halaman
12
Penulis: Dohu Lase
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved