Jalan Simpang Jodoh Mirip Kubangan Kerbau, Pedagang : Hujan Banjir, Panas Debu

"Kalau kondisi abu pas di musim panas. Kami selalu menyiram air jika musim panas agar abu tidak naik," ungkapnya, Senin (16/9/2019).

Jalan Simpang Jodoh Mirip Kubangan Kerbau, Pedagang : Hujan Banjir, Panas Debu
TRIBUN MEDAN / M FADLI TARADIFA
Warga melintasi lubang-lubang di Jalan Pasar VII, Simpang Jodoh, Kecamatan Percutseituan, Senin (16/9/2019) 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Simpang Jodoh yang terletak di kawasan Tembung Pasar VII telah booming sejak lama.

Kawasan ini dikenal sebagai salah satu destinasi wisata kuliner yakni 'Rujak Ulek'.

Namun kawasan simpang jodoh memiliki cerita lain.

Pasalnya kurang lebih setahun kondisi jalan di kawasan Simpang Jodoh mengalami kerusakan yang cukup parah.

Hal tersebut diungkapkan Suri salah seorang pedagang rujak di Simpang Jodoh.

Ia mengatakan bahwa kondisi jalan rusak tersebut sudah ada setahun.

"Udah lama lah, setahunan gitulah. Ya kalau hujan kan bisa lihat sendiri kondisi seperti kubangan kerbau," ujar wanita yang menggunakan hijab merah.

Lebih lanjut dijelaskan wanita bertubuh gempal ini, bahwa kondisi jika di musim kemarau ia mengaku abu beterbangan.

"Kalau kondisi abu pas di musim panas. Kami selalu menyiram air jika musim panas agar abu tidak naik," ungkapnya, Senin (16/9/2019).

Pantauan Tribun Medan di lokasi, kondisi jalan cukup parah. Beberapa jalan masih digenangi air pasca hujan yang melanda kawasan ini pada Minggu (15/9/2019) kemarin

Beberapa pengendara baik sepeda motor dan mobil terlihat dengan kecepatan pelan untuk melintasi lubang-lubang di Jalan Simpang Jodoh, Kecamatan Percutseituan.

Salah seorang pengendara yang ditemui Tribun Medan di lokasi, Nur mengatakan bahwa kondisi ini membuatnya sulit untuk melintas apalagi hendak ke pasar.

"Kalau abis hujan. Kondisi banjir. Mau ke pajak aja susah. Ya kalau harapan semoga lah pemerintah peka dan dapat diperbaiki," katanya.

Terlihat genangan air bahkan percikan lumpur di jalan sampai ke beberapa teras toko baju dan sendal.

(mft/tribun-medan.com)

Penulis: Muhammad Fadli Taradifa
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved