Kedelai, Bawang Merah dan Bawang Putih Minim Produksi di Sumatera Utara

Sejumlah tanaman pangan di Sumatera Utara tercatat masih minim produksi. Seperti kedelai, bawang merah, dan bawang putih.

Kedelai, Bawang Merah dan Bawang Putih Minim Produksi di Sumatera Utara
Tribun Medan/Septrina Ayu Simanjorang
Pedagang bawang di Pasar Pagi Padang Bulan Medan, Selasa (23/4/2019). 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Sejumlah tanaman pangan di Sumatera Utara tercatat masih minim produksi. Seperti kedelai, bawang merah, dan bawang putih.

Untuk itu mengatasi ini, di Sumut telah dihadirkan kawasan-kawasan khusus untuk areal tanam bahan pangan yang masih minim.

Hal itu dikatakan oleh, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumatera Utara (DTPHPSU), Ir. Dahler Lubis,  Senin (16/9/2019).

Ia menjelaskan untuk bahan pangan strategis khusus yang dikelola tanaman pangan dan holtikultura di Sumut itu ada padi, jagung, kedelai, bawang merah, cabai merah, sayuran dan buahan.

"Dari komoditi itu yang sudah surplus adalah padi dan jagung. Untuk produksi pada 2018 itu lebih kurang 5,3 juta ton. Artinya kalau beras lebih kurang 3,2 juta ton, sementara yang kita konsumsi lebih kurang 1,7 juta ton. Melihat angka ini bahwa padi di Sumut surplus, dan bahkan beras merupakan peringkat ke lima sumbangannya terhadap nasional," katanya.

Diakui Dahler untuk komoditas jagung, memiliki produksi 1,7 juta ton pertahun di Sumut. Sementara itu kebutuhan masyarakat Sumut, untuk konsumsi jagung yakni 1,6 juta ton, sehingga menghasilkan surplus.

"Kalau beras peringkat ke lima nasional, jagung juga menduduki peringkat ke 6 sumbangannya terhadap nasional pada tahun 2018," tambahnya.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumut, Ir. Dahler Lubis
Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumut, Ir. Dahler Lubis (Tribun Medan / Natalin)

Namun untuk produksi kedelai di Sumut ini, kata Dahler, pihaknya belum bisa memenuhi kebutuhan di Sumut, karena kebutuhan masyarakat Sumut itu lebih kurang 58 ribu ton sedangkan produksi kedelai baru mencapai 32 ribu ton.

"Artinya masih kurang 26 ribu ton untuk memenuhi kebutuhan Sumut," ujarnya.

Meskipun produksi kedelai masih minim, Sumut masih tercatat sebagai peringkat ke tiga secara nasional yang dilihat dari luas pertanaman kedelai.

Halaman
12
Penulis: Natalin Sinaga
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved