Breaking News

Pria Ini Selalu Beraksi di Acara Hajatan dan Pernikahan, Modus Pinjam Motor Kemudian Bawa Kabur

Informasi yang dihimpun, dari salah seorang korban melalui akun media sosial Facebook Larasati Dhiafaqry warga Jalan Bilal

Tayang:
Penulis: M.Andimaz Kahfi |
TRIBUN MEDAN/Facebook
Pria Ini Selalu Beraksi di Acara Hajatan dan Pernikahan, Modus Pinjam Motor Kemudian Bawa Kabur. Terduga pelaku pencurian. Dikirim dari Yahoo Mail di Android 

Pria Ini Selalu Beraksi di Acara Hajatan dan Pernikahan, Modus Pinjam Motor Kemudian Bawa Kabur

TRIBUN-MEDAN.com- Pria Ini Selalu Beraksi di Acara Hajatan dan Pernikahan, Modus Pinjam Motor Kemudian Bawa Kabur.

]Aksi pencurian sepeda motor tergolong nekat dilakukan oleh seorang pria, dengan modus berpura-pura menjadi pihak keluarga yang mempunyai acara pesta, di Jalan Platina Raya, Gang Tukul, Lingkungan 20, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, Sabtu (14/9/2019) sekitar pukul 11.00 WIB.

Informasi yang dihimpun, dari salah seorang korban melalui akun media sosial Facebook Larasati Dhiafaqry warga Jalan Bilal, menyebutkan pelaku berpura-pura sebagai keluarga di acara kemalangan atau pesta pernikahan.

Pelaku mengaku sebagai keluarga yang punya hajatan, lalu meminjam sepeda motor kepada korban untuk membeli sesuatu di warung.

Setelah itu pelaku tidak kunjung kembali.

Pihak keluarga mempelai laki-laki, Sigit Irnanda Putra (23) mengatakan saat itu pelaku beraksi di acara pesta pernikahan Tomy dan Lily di Jalan Platina Raya, Gang Tukul, Lingkungan 20, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, yang merupakan keluarganya.

Sigit menuturkan, korban bersama keluarganya datang ke acara pernikahan anak perempuannya Lily, kemudian pelaku yang tidak diketahui namanya datang dari depan dan menyambut pihak keluarga perempuan.

Baca: Viral Guru Digodain Siswinya di Dalam Kelas Hingga Malu Sendiri, Dianggap Gantengnya Kelewatan

Baca: Kisah Pengamen Tua di Stasiun Kereta Bersuara Merdu Tembus Bollywood Berkat Viral di Media Sosial

Baca: Brigjen TNI (purn) Nur Azizah Marpaung Bacalon Bupati Asahan Pertama yang Kembalikan Formulir ke PPP

Setelah disalaminya semua, dia (pelaku) ngobrol sama ayah pihak keluarga perempuan dan terus sok akrab. Pelaku bilang mau buatkan kopi. Terus dia masuk ke dalam rumah buatkan kopi.

Saat pelaku membuatkan kopi di dalam rumah, tidak ada keluarga yang curiga. Karena pelaku mengaku dari pihak keluarga perempuan.

Baca: Video Satu Moment Saat Tyson Fury Kena Pukulan Otto Wallin yang Bikin Pelipisnya Bonyok

Baca: BREAKING NEWS: Anggota DPRD Deliserdang Darbani Dalimunte Dibacok Preman Cari Uang Kopi

Baca: Flying Fox Paling Ekstrem Viral di Jagat Media Sosial, Nyeberang Sungai dengan Sepeda Motor

Makanya tidak banyak yang kenal dan berpikiran positif thinking. Sebaliknya pas di luar dia mengaku dari pihak laki-laki.

"Saat buat kopi pelaku sengaja buat kopi encer. Dia bilang encer kali kopinya, bentarlah biar saya belikan kopi sama rokok ke depan dan meminjam sepeda motor korban," kata Sigit, Senin (16/9/2018).

Baca: Video Wanita Indonesia Lady Rocker Minta Tolong Kedubes, Dipukuli Suami Hingga Nyaris Dibunuh di AS

Baca: Mantan Kiper PSMS Medan Resmi jadi Pelatih Kiper Ayam Kinantan yang Baru, Ini Sosoknya

Pelaku pun berhasil membawa 1 unit sepeda motor Honda Vario 125 warna putih dengan nomor polisi BK 4942 RAS milik Beny Aspan (53) warga Pasar Lama, Lingkungan 29, Kecamatan Medan Labuhan.

Sigit Irnanda Putra
Sigit Irnanda Putra (TRIBUN MEDAN/istimewa)

Kecurigaan mulai muncul setelah satu jam sepeda motor yang dipinjam tidak kembali. Keluarga perempuan kemudian bertanya-tanya kepada pihak laki-laki.

Mengapa tidak balik Pak De (pelaku) yang pinjam sepeda motor.

"Lho Pak De mu mana yang berkumis, jenggot dan pakai kacamata," ucap korban Beny.

"Kami bilang tidak tahu dan tanya sana-sini tidak ada yang kenal," ujar Sigit.

Baca: Hitungan Menit 4 Perampok Bersenpi Kuras 10 Kg Emas Senilai Rp 4,5 Miliar, Karyawan Toko Emas Pasrah

Baca: Usulkan Pelantikan Firli Bahuri Dkk Dipercepat, Fahri Hamzah Sebut Basaria Legawa Mengundurkan Diri

Akibat kejadian tersebut, korban alami kerugian Rp 18 juta rupiah. Korban berencana hari ini akan membuat laporan ke Polsek Medan Labuhan.

Masih kata Sigit, pelaku ternyata sudah beberapa kali beraksi dan sudah banyak korbannya.

Karena dari beberapa sumber yang didapatkan di lini masa Facebook, diketahui pelaku pernah beraksi di Bilal, Marelan, Tanjung Morawa dan Binjai.

"Modusnya tetap sama. Misalnya ditempat orang meninggal dia berpura-pura bantu masang teratak. Saat sudah lengah dia coba minjam sepeda motor untuk beli pulsa atau kopi. Pelaku selalu menyesuaikan suasana. Kalau untuk orang meninggal dia pakai pakaian Koko dan peci. Kalau orang pesta dia berpakaian rapi," ungkap Sigit.

Terpisah, Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan mengatakan akan segera melakukan antisipasi, agar tidak ada korban dari aksi licik pelaku.

"Untuk mengantisipasi agar pelaku tidak beraksi lagi, kalau ada kegiatan acara pesta anggota akan ditempatkan untuk monitor dan memantau," tutup Ikhwan.

(mak/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved