Terungkap Kasus Pencabulan Belasan Anak di Bawah Umur oleh Tukang Botot, Ini Pengakuan Pelaku

Kasus pencabulan belasan anak laki-laki di bawah umur yang dilakukan oleh tukang botot atau rongsokan.

Terungkap Kasus Pencabulan Belasan Anak di Bawah Umur oleh Tukang Botot, Ini Pengakuan Pelaku
TRIBUNMADURA.COM/LUHUR PAMBUDI
Tersangka kasus pencabulan 19 anak di bawah umur asal Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung, Jumat (13/9/2019). 

"Kami masih mengembangkan, kuat dugaan bisa lebih korbannya," ujar AKBP Festo Ari Permana.

Awalnya, polisi menerima satu laporan terkait dengan adanya kasus kekerasan seksual yang dilakukan oleh pelaku.

Ilustrasi pencabulanKompas.com/Ericcsen

Saat Tim Penyidik Renakta Ditreskrimum Polda Jatim turun tangan dan berkolaborasi dengan kepolisian setempat, ternyata jumlah pelapor bertambah menjadi enam orang.

Usai dilakukan pengusutan ke lapangan dan memperdalam penyelidikan, ternyata didapat 19 korban yang melapor.

"Jadi kami berawal info dari 1 korban, kami juga menindaklanjuti ke korban lain, ada 6 korban, lalu kini sedikitnya ada 19 korban yang kami himpun," kata AKBP Festo Ari Permana.

Dari pemeriksaan pelaku, tersangka mengaku telah melakukan perbuatan bejatnya sejak tahun 2008.

Pelaku juga mengaku bagaimana ia bisa selama itu berbuat bejat hingga aksinya tak tercium sama sekali.

Setelah itu pelaku pun mengungkapkan caranya melakukan aksi bejatnya tersebut.

Inilah cara pelaku melakukan aksi bejatnya berikut fakta-fakta di dalamnya menurut hasil pemeriksaan AKBP Festo Ari Permana.

Halaman
1234
Editor: Abdi Tumanggor
Sumber: GridHot.id
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved