4 Personil Polsek Medan Area Disidangkan Kasus Pemerasan, Minta Uang Rp 50 Juta Pada Tersangka Sabu

Keempatnya berpangkat Bripka Jenli Damanik, Aiptu Jefri Panjaitan, Brigadir Akhiruddin Parinduri dan Aiptu Arifin Lumbangaol.

4 Personil Polsek Medan Area Disidangkan Kasus Pemerasan, Minta Uang Rp 50 Juta Pada Tersangka Sabu
Tribun Medan / Victory
4 personil Polsek Medan Area Jenli Hendra Damanik (39), Jefri Andi Panjaitan (40), Akhiruddin Parinduri (34) dan Arifin Lumbangaol (40) menjalani sidang perdana kasus pemerasan dan pengancaman, PN Medan, Selasa (17/9/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - 4 personil Polsek Medan Area Jenli Hendra Damanik (39), Jefri Andi Panjaitan (40), Akhiruddin Parinduri (34) dan Arifin Lumbangaol (40) menjalani sidang perdana kasus pemerasan dan pengancaman, PN Medan, Selasa (17/9/2019).

Keempatnya berpangkat Bripka Jenli Damanik, Aiptu Jefri Panjaitan, Brigadir Akhiruddin Parinduri dan Aiptu Arifin Lumbangaol.

Jenli di persidangan duduk paling sudut kiri, sedangkan Jefri yang berberewok tampak duduk di sebelahnya diikuti Akhiruddin dan Arifin serta terdakwa Deni Pane (sipil) paling sudut kanan.

Dalam dakwaan JPU Arta Rohani Sihombing, keempatnya ditangkap pada 26 Maret 2019 sekira pukul 21.00 WIB bertempat di Jalan Mandala By Pass Kelurahan Tegal Sari Mandala I Kec. Medan Denai kota Medan.

“Melakukan perbuatan, yang menyuruh melakukan dan yang turut serta melakukan perbuatan, dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum, memaksa seseorang dengan kekerasan atau ancaman kekerasan untuk memberikan barang sesuatu, yang seluruhnya atau sebagian adalah kepunyaan orang itu atau orang lain, atau supaya membuat hutang maupun menghapuskan piutang,” ungkap Jaksa Arta dihadapan Majelis Hakim yang diketuai Fahren.

Kejadian bermula pada 26 Maret 2019 sekitar pukul 03.00 WIB dimana  terdakwa Arifin Lumban Gaol datang ke Jalan Mamia Bromo Medan dan bertemu dengan terdakwa Akhirudin Parinduri dan Terdakwa Jefri Panjaitan.

lalu Akhirudin mengatakan kepada terdakwa Arifin ”Bang, kita mau ada kerja, menangkap Narkotika”, lalu terdakwa Arifin menjawab ”Sudah hubungilah rusamu dimana ketemu, biar kita kerjakan”.

"Selanjutnya Akhiruddin  pun menghubungi orang yang dikatakan sebagai pemberi informasi, kemudian Akhiruddin mengatakan kepada Arifin 'Bentar lagi kita bergerak," tutur Jaksa.

Setelah itu Arifin dengan mengendarai sepeda motor Yamaha  bersama dengan Jefri berboncengan dengan Akhiruddin pergi menuju Jalan Halat Simpang AR Hakim Kota Medan untuk menunggu melintas target yang akan ditangkap.

Lalu sekira pukul 03.45 WIB, saksi M. Irfandi yang merupakan target melintas dengan mengendarai 1 unit sepeda motor Honda Scoppy.

Halaman
1234
Penulis: Victory Arrival Hutauruk
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved