Berlubang dan Tergenang Air Hujan, Banyak Pengendara Motor Terjatuh saat Melintas di Simpang Jodoh

Bagaimana tidak, sudah kurang lebih setahun kondisi jalan di kawasan Simpang Jodoh mengalami kerusakan yang cukup parah.

TRIBUN-MEDAN.com - Siapa yang tak kenal dengan Simpang Jodoh, khususnya masyarakat Kota Medan,  simpang yang terletak di kawasan Tembung Pasar VII sudah terkenal sejak lama.

Kawasan ini banyak dikenal masyarakat sebagai salah satu destinasi wisata kuliner yaitu 'Rujak Ulek'.

Selain dikenal dengan kulinernya, Simpang Jodoh memiliki cerita lain.

Bagaimana tidak, sudah kurang lebih setahun kondisi jalan di kawasan Simpang Jodoh mengalami kerusakan yang cukup parah.

Pantauan www.tribun-medan.com kondisi jalan cukup parah. Beberapa jalan masih digenangi air pasca hujan yang melanda kawasan ini.

Hal tersebut diungkapkan Suri salah seorang pedagang rujak di Simpang Jodoh.

"Udah lama lah, setahunan gitulah. Ya kalau hujan kan bisa lihat sendiri kondisi seperti kubangan kerbau," ucap Suri, Selasa (17/9/2019).

Tonton Videonya:

https://youtu.be/DenstbHeFMw

Suri juga menjelaskan bahwa kondisi jika di musim kemarau ia mengaku berabu.

"Kalau kondisi tidak musim hujan gini, abu penuh ini bang, kami selalu menyiram air jika musim panas agar abu tidak naik," ujar Suri.

Wanita yang berprofesi sebagai penjual rujak ini menuturkan, banyak juga beberapa pengendara yang melintasi Jalan Simpang Jodoh ini harus terjatuh dari kendaraannya, karena tidak mengetahui adanya lubang yang tertutup oleh genangan air yang berlumpur.

Beberapa pengendara baik sepeda motor dan mobil terlihat dengan kecepatan pelan untuk melintasi lubang-lubang di Jalan Simpang Jodoh, Kecamatan Percutseituan.

(cr23/tribun-medan.com)

Penulis: Muhammad Anil Rasyid
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved