Kehilangan Uang Rp 30 Juta dari Rekening, Nasabah Bank Pelat Merah ini Disuruh Sabar

Andriana Sofyan, nasabah Bank Rakyat Indonesia (BRI) kehilangan uang Rp 30 juta dari dalam rekeningnya.

Kehilangan Uang Rp 30 Juta dari Rekening, Nasabah Bank Pelat Merah ini Disuruh Sabar
Tribun Medan / Indra
Andriana Sofyan (baju lengan merah) mendatangi kantor BRI Cabang Lubukpakam untuk melaporkan kejadian hilangnya uangnya dari rekening pribadinya Selasa, (17/9/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com - Andriana Sofyan, nasabah Bank Rakyat Indonesia (BRI) kehilangan uang Rp 30 juta dari dalam rekeningnya.

Meski ia sudah melaporkan kejadian kehilangan itu kepada pihak Bank namun hingga 15 hari berlalu pihak Bank belum juga memberikan jawaban atas apa yang dialami.

Warga Desa Dagang Kerawan Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deliserdang ini pun sempat melampiaskan kekecewaannya ketika mendatangi kantor BRI Cabang Lubukpakam.

" Yang jelas saya tidak pernah menarik uang hingga Rp 30 juta. Saya minta kenapa bisa kejadian itu terjadi, kalau seperti ini saya sudah jera lah menjadi nasabah. Saya minta pertanggungjawaban dari pihak Bank kenapa bisa hilang uang saya sebanyak itu," ujar Andriana ketika masih berada di area kantor BRI Cabang Lubukpakam Selasa, (17/9).

Baca: BRI Lubuk Pakam Kembalikan Uang Nasabah Korban Kejahatan Perbankan

Saat datang ke kantor BRI Cabang Lubukpakam, Andriana datang bersama suaminya Eko Sopianto yang merupakan Ketua DPC PDI Perjuangan Deliserdang.

Kepada wartawan Andriana menjelaskan sebenarnya dirinya adalah nasabah BRI Cabang Pembantu Tanjung Morawa. Dirinya mengaku baru sadar kehilangan uang Rp 30 juta pada 31 Agustus lalu.

" Pada tanggal 31 itu saya mau ngambil uang di ATM BRI Alfamart Desa Bandar Labuhan (Kecamatan Tanjung Morawa). Rupanya disitu disebut limit saldo tidak mencukupi. Ada dua kali juga itu saya coba untuk ambil tapi gagal. Setelah saya cek rupanya uang di ATM tinggal Rp 2.445.938. Saya saat itu ya kaget kok bisa habis uang saya. Kartu ATM adanya sama saya dan buku rekening juga ada sama saya," kata Andriana.

Sadar bahwa tanggal 31 Agustus itu adalah hari Sabtu dan pelayanan Bank tutup ia pun beranjak ke BRI yang ada di Bandara Kualanamu dan membuka pelayanan.

Setelah menyampaikan pengaduan kepada pihak BRI ia pun menyebut dijanjikan akan mendapatkan jawaban paling lama 16 September. Ia mengaku sempat sedikit lega atas janji yang diucapkan.

"Hari Seninnya tanggal 2 saya pun datang ke BRI Tanjung Morawa juga untuk melapor. Tapi itulah tadi saya datang dan tanya hasilnya bagaimana tapi tidak ada juga jawaban. Padahal ini sudah tanggal 17 tapi kenapa belum juga ada jawaban. Kitakan kesal kalau seperti ini makanya kita datangi hari ini kantor Cabang Lubukpakam ini," kata Andriana.

Halaman
12
Penulis: Indra Gunawan
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved