Raih Gelar di Amerika Serikat, Robinson Bentuk Organisasi untuk Wujudkan Mimpi Besar Anak Indonesia

Obin lulus meraih gelar S2 di University Columbia setelah melewati proses perjalanan yang cukup panjang dan cukup berliku.

Raih Gelar di Amerika Serikat, Robinson Bentuk Organisasi untuk Wujudkan Mimpi Besar Anak Indonesia
Dok: Robinson Sinurat
Robinson Sinurat bersama orang tuanya saat wisuda S2 di New York. 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN - Sukses meraih gelar master di University Columbia, New York, Amerika pada tahun 2018 lalu, tak membuat Robinson Sinurat kemudian berpuas diri.

Hal tersebut juga yang kemudian membuat pria yang akrab disapa Obin ini membuat sebuah organisasi yang diberi nama Mimpi Besar yang bertujuan untuk membantu dan mendukung anak-anak Indonesia meraih mimpi.

“Jadi di Mimpi Besar tersebut, saya ingin membantu dan mendukung anak-anak Indonesia untuk meraih mimpi besarnya terutama dalam isu-isu pendidikan dan perdamaian,” ujar pria kelahiran 25 Juli 1990 saat dihubungi Tribun, Selasa (17/9/2019).

Anak petani kopi dan sayur yang berasal Tanjung Beringin, Sumatera Utara (Sumut) ini mengabdikan ilmu pengetahuan yang didapatnya selama belajar di University Columbia untuk dapat berguna bagi Indonesia terutama di bidang sosial dan pendidikan.

“Saya selalu berpikir, apa yang saya dapatkan selama di Amerika bisa berguna untuk Indonesia dan ini juga sebagai cara saya untuk “membayar” kepada Indonesia yang sudah memberikan kesempatan kepada saya untuk menimba ilmu di kampus terbaik yang ada di luar negeri,” tuturnya.

Ia ingin membuat dan melakukan projek-projek sosial yang dapat membantu orang banyak yang juga sesuai dengan prinsip hidupnya yaitu berguna bagi orang banyak.

“Menurut saya, ini juga panggilan dari diri saya yang berasal dari keluarga biasa-biasa saja dari sebuah desa bisa meraih mimpi dan saya berharap bisa menginspirasi banyak orang untuk meraih mimpi besar mereka,” terangnya.

Obin lulus meraih gelar S2 di University Columbia setelah melewati proses perjalanan yang cukup panjang dan cukup berliku.

Bahkan ia benar-benar merasakan bagaimana jatuh dan bangun sebelum akhirnya membuahkan hasil sesuai seperti yang diinginkannya.

“Dari kecil saya memiliki mimpi besar salah satunya bisa bersekolah di sekolah private school yang bagus seperti sekolah yang memiliki fasilitas yang lengkap dan bisa bersaing dengan sekolah lain. Namun impian tersebut sempat terkubur karena faktor kondisi keuangan keluarga yang tidak memungkinkan untuk itu,” ungkapnya.

Halaman
12
Penulis: Ayu Prasandi
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved