SSB Sinar Sakti Medan, Bina Pesepakbola Muda Kota Medan jadi Pemain Andal

Eliazer yang juga sempat menjadi Winger Klub Tiga Naga Riau itu berhasil Lolos Seleksi Vamos ke Spanyol beberapa waktu lalu.

SSB Sinar Sakti Medan, Bina Pesepakbola Muda Kota Medan jadi Pemain Andal
TRIBUN MEDAN/CHANDRA SIMARMATA
Para pemain muda binaan SSB Sinar Sakti Medan bersama tim pelatih usai latihan di Lapangan Balai Desa Beringin Medan Helvetia, Selasa petang (17/9/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Sekolah Sepak Bola Sinar Sakti Medan merupakan salah satu SSB yang fokus membina pesepakbola muda sejak usia dini. Berdiri sejak tahun 2000, Pelatih Sinar Sakti Medan, Pawardi mengatakan sudah banyak alumni SSB ini yang menjadi pemain sepakbola profesional. Beberapa diantaranya ada nama M Iqbal yang bermain di Bandung, serta Dio Hasibuan yang juga saat ini pemain PSMS Medan.

Bahkan yang kini tengah booming adalah mantan pemain binaan SSB Sinar Sakti Medan yakni Yehezkiel Eliazer Nababan yang belum lama ini berangkat ke Barcelona untuk mengikuti pelatihan. Eliazer yang juga sempat menjadi Winger Klub Tiga Naga Riau itu berhasil Lolos Seleksi Vamos ke Spanyol beberapa waktu lalu.

"Alumni sinar Sakti sudah banyak. Tanggal 23 kemarin salah satu alumni si Eliazer berangkat ke Barcelona, bakal tiga tahun dia di sana. Dari kelas 4 SD dia di Sinar Sakti, SMA dia ke PPLP Sumut, terus berlanjut ke PSMS hingga ke Tiga Naga Pekanbaru," ujar Pawardi saat ditemui usai memimpin latihan SSB Sinar Sakti di Lapangan Balai Desa Beringin Medan Helvetia, Selasa petang (17/9/2019).

Saat ini , kata Pawardi , SSB Sinar Sakti Medan memiliki sekitar 60 pemain muda binaan yang tengah ditempuh menjadi pesepakbola andal. Bersama Supri selaku asisten pelatih, Pawardi bekerja keras untuk terus mengembangkan talenta-talenta muda di SSB yang didirikan oleh Mantan Ketua Askot PSSI Medan dan Ketua Asprov PSSI Sumut Darwin Syamsul ini.

"Di SSB ini ada mulai dari usia kelahiran tahun 2010 hingga 2004. Untuk event yang banyak diikuti untuk U-11 dan U-12. Kalau ada turnamen baik di Sumut atau di Jakarta sering kami ikut. Bahkan ke Malaysia juga pernah," ungkapnya.

Lebih lanjut kata Pawardi, sejak didirikan , sejumlah prestasi sudah berhasil diraih oleh anak-anak muda binaan SSB Sinar Sakti. Beberapa diantaranya adalah Juara piala Askot PSSI Medan tahun 2016, juara kejuaraan antar tiga negara di Kualalumpur dan Malaka Malaysia tahun 2016, juara dua kejuaraan di Batam 2019, dan yang terbaru adalah Runner up Kejuaraan Garuda Anak Nusantara Biskuat Academu 2019.

"Yang kemarin Biskuat Academy kurang puas juga hasilnya. Permainan anak-anak sudah bagus, tapi karena banyak pemain cidera, mungkin kalau gak cidera bisa juara juga. Karena targetnya memang juara," terangnya.

Ke depan , Pawardi ingin terus bisa membina para pesepakbola muda. Pemegang Lisensi D Nasional ini bertekad tak menyerah dan ingin terus eksis membangun sepak bola dari akar rumput. Karena itu dia akan terus fokus Membina bibit-bibit pemain sepakbola.

"Harapannya anak-anak ini tetap semangat berlatih kalau mau jadi pemain bola. Kalau gak mau berlatih gimana mau jadi. Mereka juga harus disiplin. Semoga mereka ini bisa jadi pemain profesional di masa depan," pungkasnya.

(cr11/Tribun-medan.com)

Penulis: Chandra Simarmata
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved