Dua Orang Tewas Tersengat Listrik saat Perbaiki Tiang Jaringan Telkom

Tak lama, cerukan yang dibuat Yohanes Situmeang selesai. Kedua korban pun kemudian menegakkan kembali tiang tersebut.

Dua Orang Tewas Tersengat Listrik saat Perbaiki Tiang Jaringan Telkom
TRIBUN MEDAN / DOHU LASE
Warga menunjukkan tiang jaringan PT Telkom di kawasan Lae Pandaroh, Desa Sitinjo, Kecamatan Sitinjo, Kabupaten Dairi yang kala diperbaiki menelan korban jiwa, Rabu (18/7/2019). 

TRIBUN-MEDAN.COM, DAIRI - Dua pria tewas tersengat arus listrik saat mencoba memperbaiki tiang jaringan PT Telkom di kawasan Lae Pandaroh, Desa Sitinjo, Kecamatan Sitinjo, Kabupaten Dairi, Selasa (17/9/2019) sekitar pukul 23.30 WIB.

Kedua pria tersebut masing-masing Samuel Pardamean Butarbutar (24), pekerja outsourcing di PT Telkom, pemuda warga Desa Sitinjo II, Kecamatan Sitinjo, Kabupaten Dairi, serta Tamrin Sitorus (31), pria berprofesi petani warga Desa Sipultak, Kecamatan Pagaran, Kabupaten Tapanuli Utara.

Humas Polres Dairi, Ipda Donni Saleh mengungkapkan, insiden tersebut terjadi ketika kedua korban beserta seorang lagi rekan mereka bernama Yohanes Situmeang (25) mencoba membetulkan tiang jaringan Telkom di lokasi kejadian.

Pasalnya, tiang tersebut berdiri miring. Ketiganya hendak membuat tiang itu kembali tegak seperti semula.

Mereka bertiga pun bekerjasama. Kedua korban memegang batang tiang Telkom, yang terbuat dari logam diduga besi, sedangkan Yohanes Situmeang mengeruk tanah tempat tiang berdiri.

Tak lama, cerukan yang dibuat Yohanes Situmeang selesai. Kedua korban pun kemudian menegakkan kembali tiang tersebut.

Nahas, pucuk tiang tak sengaja tersentuh kabel telanjang jaringan PLN. Alhasil, kedua korban kesetrum, lalu terhempas sejauh beberapa meter.

"Kondisi jasad kedua korban menghitam, bahkan sampai ke areal wajah," ucap Donni via seluler kepada Tribun Medan, Rabu (18/9/2019).

Hal itu kemudian dilaporkan warga ke polisi. Setelah polisi tiba, Rabu (18/9/2019) dini hari, jasad kedua korban langsung dibawa ke RSUD Sidikalang.

Donni menyebut, jasad kedua korban telah dijemput oleh keluarga masing-masing.

"Kita sudah periksa saksi-saksi. Ada unsur lalai juga pada kecelakaan ini. Sebab, kondisi waktu itu sudah malam dan minim penerangan. Mereka juga tidak pakai alat bantu," pungkas Donni.

(cr16/tribun-medan.com)

Penulis: Dohu Lase
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved