Nama Bobby Nasution Mengerucut Menjadi Balon Wali Kota Medan dari NasDem

Iskandar menuturkan, awalnya ada empat nama yang diusung, dua diantaranya berasal dari internal partai dan sisanya dari eksternal partai.

Nama Bobby Nasution Mengerucut Menjadi Balon Wali Kota Medan dari NasDem
Tribun Medan
Bobby Nasution melakukan kunjungan ke Sekretariat Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) NasDem Sumut, Jalan Mongonsidi, Medan, Selasa (10/9/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) NasDem Sumatera Utara, Iskandar ST mengatakan pembahasan nama untuk menjadi bakal calon (balon) Wali Kota Medan telah mengerucut. 

Iskandar menuturkan, awalnya ada empat nama yang diusung, dua diantaranya berasal dari internal partai dan sisanya dari eksternal partai. 

Dari internal partai, kata Iskandar yakni Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Bahtiar Ahmad Sibarani, Afif Abdillah Ketua DPD Nasdem Medan. Serta dari eksternal yakni  menantu Presiden Joko Widodo Bobby Afif Nasution dan  juga Dzulmi Eldin, Wali Kota Medan saat ini.

"Namun setelah dilakukan pembahasan di DPW dan DPD mengerucut satu nama yaitu Bobby Afif Nasution. Namun keputusan terakhir tetaplah berasal dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP), ujarnya, Rabu (18/9/2019).

Iskandar mengungkapkan sejauh ini pihaknya masih menunggu pernyataan resmi dari Bobby Nasution untuk maju dalam pilkada Medan.

"Saya saat ini hanya memberikan gambaran bahwa pembahasan mengerucut pada Bobby Nasution. Namun ini belum menjadi keputusan," tambahnya.

Beberapa aspek yang dipandant dari sosok Bobby, ujar Iskandar adalah Bobby sebagai  pebisnis muda yang memiliki kapasitas mumpuni.

“Ia juga memiliki jaringan yang baik di Kota Medan. Jadi kita perlu juga jaringan ke pusat. Sebab Kota Medan ini tidak bisa di bangun hanya dengan anggaran APBD kita. Bila bisa membangun Kota Medan maka akan menarik menarik investor. Kita yakini Bobby mampu untuk itu,” katanya.

Iskandar mengatakan, selain Kota Medan, pada 22 kabupaten dan kota lainnya DPD NasDem juga telah melakukan monitoring dan komunikasi politik secara terbuka. 

"Kebetulan hanya Sibolga kami dapat mengusung sendiri, sisanya kami akan mencoba komunikasi untuk membangun koalisi," katanya.

Menurut Iskandar, NasDem tetap memprioritaskan kadernya untuk maju pada perhelatan pilkada. Namun, bila nantinya ada kandidat lain yang lebih mumpuni tidak menutup kemungkinan maju dari partai NasDem, dengan syarat berkomitmen terhadap visi misi partai. 

"Kami telah melakukan komunikasi politik dengan berbagai parpol. Saya kira di Sumut lebih dinamis, tidak ada lagi dikotomi pendukung 01 dan 02. Selama partai lain memiliki visi yang sama maka kami ajak untuk komunikasi," pungkasnya.

(gov/tribun-medan. com)

Penulis: Fatah Baginda Gorby Siregar
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved