Peredaran Sabu 2 Kg Batam-Medan Digagalkan, Tiga Terdakwa Duduk di Kursi Pesakitan

Ketiganya ditangkap personel Dit Narkoba Polda Sumut saat transaksi di samping Pool Bus Als Jalan Sisingamangaraja Medan, pada 12 April 2019 lalu.

Peredaran Sabu 2 Kg Batam-Medan Digagalkan, Tiga Terdakwa Duduk di Kursi Pesakitan
TRIBUN MEDAN/VICTORY HUTAURUK
Tiga terdakwa disidangkan telah menjadi kurir sabu 2 kilogram dari Batam menuju Medan di Pengadilan Negeri Medan, Rabu (18/9/2019). Ketiga adalah Mariadi alias Ateng, Yusranda alias Saleh, dan Indra Bayu. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Tiga terdakwa disidangkan telah menjadi kurir sabu 2 kilogram dari Batam menuju Medan di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Rabu (18/9/2019).

Ketiga adalah Mariadi alias Ateng, Yusranda alias Saleh, dan Indra Bayu.

Ketiganya ditangkap personel Dit Narkoba Polda Sumut saat transaksi di samping Pool Bus Als Jalan Sisingamangaraja Medan, pada 12 April 2019 lalu.

Jaksa penuntut umum (JPU) Rotua Tarigan dalam dakwaannya menyebutkan pada 9 April 2019 sekitar pukul 22.00 WIB, Yusranda yang sedang berada di rumahnya, Desa Gampong Asan Dusun Cot Geuleumpang Kecamata Samudera Kabupaten Aceh Utara, dihubungi Emak (DPO). Saat itu, Emak menyuruh Yusranda untuk mengajak Amriadi agar menjemput sabu ke Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

"Atas perintah Emak, Yusranda menghubungi dan mengajak Mariadi untuk turut serta berangkat bersama-sama menuju Batam menjemput sabu. Barang haram itu rencananya akan diserahka oleh orang yang telah menunggu di Medan," terang Rotua.

Lalu, Mariadi terlebih dahulu membeli tiket pesawat Lion Air tujuan dari Medan menuju Batam.

Lantas pada Rabu, 10 April 2019 sekira pukul 05.00 WIB, Yusranda berangkat dari Aceh Utara dengan menumpang bus menuju ke Bandara Kuala Namu International Airport (KNIA) dan tiba di lokasi pukul 13.30 WIB.

"Kemudian, Yusranda bertemu dengan Mariadi di Bandara KNIA dan selanjutnya di Bandara Kulanamu dan selanjutnya terbang menumpang pesawat Lion Air menuju Kota Batam," tutur JPU.

Setiba di Batam sekira pukul 17.30 WIB, Yusranda dan Mariadi langsung menuju ke Hotel Standard di Komplek Kwarta Karsa Blok N Lubukraja Kota Batam dan menyewa sebuah kamar.

Beberapa saat kemudian, Emak mengirimkan nomor Hp orang yang akan menyerahkan sabu, kemudian Yusranda pun menghubunginya dan melakukan komunikasi dengan Akub (DPO) dan saat itu Akub menyuruh Yusranda keluar dari kamar hotel menjemput sabu, sedangkan Mariadi menunggu di kamar hotel.

Halaman
12
Penulis: Victory Arrival Hutauruk
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved