Perkuat Pemasaran dan Penjualan, Pegadaian agresif Lakukan Kolaborasi di Sumatera Utara

realisasi kolaborasi ini bersama 23 mitra yang terdiri atas perusahaan BUMN, Swasta, dan Perguruan Tinggi di Medan

Perkuat Pemasaran dan Penjualan, Pegadaian agresif Lakukan Kolaborasi di Sumatera Utara
TRIBUN MEDAN/NATALIN SINAGA
Direktur Utama PT Pegadaian (Persero) Kuswiyoto, kini Pegadaian menduduki posisi ke 7 BUMN penyumbang deviden kepada negara. 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN-
PT Pegadaian (Persero) melakukan kolaborasi dan sinergi bisnis dengan berbagai mitra, baik Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Swasta, Perguruan Tinggi dan Asosiasi) di seluruh Indonesia.

Kali ini, realisasi kolaborasi ini bersama 23 mitra yang terdiri atas perusahaan BUMN, Swasta, dan Perguruan Tinggi di Medan, Sumatera Utara, sebagai bentuk memperkuat pemasaran dan penjualan produk PT Pegadaian (Persero).

Kolaborasi dan sinergi bisnis antara pemerintah, corporate, perguruan tinggi maupun asosiasi ditandai dengan penandatangan kerjasama yang disaksikan Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut), Musa Rajekshah dengan dihadiri Direktur Utama PT Pegadaian (Persero) Kuswiyoto dan para direksi dan pimpinan BUMN, Corporate, Perguruan Tinggi dan Asosiasi.

“Kami (Pegadaian) akan terus membangun dan memperkuat jejaring sinergi bisnis melalui kolaborasi dengan berbagai mitra. Kolaborasi merupakan kunci perseroan untuk terus bertumbuh di tengah era disrupsi ekonomi digital," kata Direktur Utama PT Pegadaian (Persero), Kuswiyoto di Medan, Selasa (17/9/2019).

Kuswiyoto menyatakan, Pegadaian merupakan perusahaan milik BUMN yang telah berusia 118 tahun. Hingga saat ini, Pegadaian memiliki 121 juta nasabah secara nasional. "Pegadaian masih menjadi perusahaan yang benefit bagi negara. Tahun lalu mencatat laba Rp 2,8 triliun dan tahun ini target sebesar 3 triliun rupiah. Bahkan, kini Pegadaian menduduki posisi ke 7 BUMN penyumbang deviden kepada negara," ucap Kuswiyoto.

Hingga Agustus 2019, kata Kuswiyoto, perseroan telah melakukan kolaborasi bisnis dengan 20 perusahaan BUMN, delapan perusahaan Swasta, 29 Perguruan Tinggi dan empat asosiasi di seluruh Indonesia.

Kuswiyoto menjelaskan, melalui kolaborasi kekuatan bisnis masing-masing perusahaan dapat lebih dioptimalkan, sehingga memberikan nilai tambah tidak hanya bagi pengguna jasa, tetapi juga kontribusi positif pada negara. Lebih lanjut, pemasaran produk dan volume penjualan pun meningkat seiring kolaborasi.

Dimulainya kolaborasi ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Pegadaian dengan 23 mitra, yaitu PT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk., PT. Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk., PT. Telekomunikasi Seluler, PT. Kawasan Industri Medan (Persero), Radio Republik Indonesia, PT. Permodalan Nasional Madani (Persero), PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero), PT. Askrindo, PT. Pelni, Perum Jamkrindo, PT. Indonesia Asahan Aluminium (INALUM), PT. Perkebunan Nusantara I, Perum
BULOG, PT. Nutrifood Indonesia, Grab, PT. Kedai Kita, PD Pasar Kota Medan, Adimulia Hotel, Garuda Plaza Hotel, Universitas Sumatra Utara, Politeknik LP3I dan STMIK Budi Dharma.

Melalui kolaborasi ini setiap perusahaan dapat memanfaatkan kapasitas dan kapabilitas dalam melaksanakan, mengembangkan, dan meningkatkan bisnis masing-masing.

"Selain itu, sumber daya
manusia (SDM) masing-masing dapat saling bersinergi, untuk mewujudkan One Family, One Nation, One Vision to Excellence semakin nyata,” katanya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumut, Musa Rajekshah menyampaikan, produk Pegadaian makin berkembang. Hadirnya Pegadaian di Sumut telah banyak membantu masyarakat yang menginginkan pinjaman uang dengan cara mudah.

Musa menambahkan, hadirnya Pegadaian juga telah menjauhkan masyarakat dari lilitan hutang rentenir atau bank-bank gelap. "Adanya Pegadaian telah membantu masyarakat dari jeratan rentenir dengan memberikan pinjaman modal usaha yang mudah, cepat dan bunga lebih ringan," ujar Wagub seraya berharap, di Sumut ke depan bisa terjain sinergi dan kerjasama dengan BUMD milik Pemprov Sumut.

Turut hadir Direktur Jaringan, Operasional dan Penjualan Damar Latri Setiawan, Direktur SDM dan Hukum M Edi Isdwiarto,
Sekretaris Perusahaan R Swasono Amoeng Widodo, Kadiv Hubungan Kelembagaan Endang Pertiwi, Direktur PT Pesonna Optima Jasa Syahrul Rusli, Pimpinan PT (Persero) Kanwil I Medan Hakim Setiawan, para Deputi, Manager dan pimpinan BUMN, Corporate, Perguruan Tinggi dan Asosiasi.

(nat/tribun-medan.com)

Penulis: Natalin Sinaga
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved