Presiden Putin, Erdogan, dan Rouhani Peringatkan Arab Saudi, Drone Serang Pabrik Minyak Arab Saudi

Pabrik Minyak Arab Saudi Aramco Terbakar Setelah Diserang Drone. Presiden Putin Serukan Perdamaian di Yaman, Kutip Ayat Alquran.

Presiden Putin, Erdogan, dan Rouhani Peringatkan Arab Saudi, Drone Serang Pabrik Minyak Arab Saudi
ALEXANDER NEMENOV / AFP
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Istana Konstantinovski, St Petersburg, Rusia, Selasa (9/8/2016) lalu. 

Pabrik Minyak Arab Saudi Aramco Terbakar Setelah Diserang Drone. Presiden Putin Serukan Perdamaian di Yaman, Kutip Ayat Alquran.

////

TRIBUN-MEDAN.COM - Presiden Rusia Vladimir Putin kembali meminta diakhirinya perang di Yaman. Putin bahkan mengutip salah satu ayat Alquran dalam seruannya itu.

Berbicara di Ankara, Senin (16/9/2019), dengan didampingi Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Presiden Iran Hassan Rouhani, Putin menyerukan kepada pihak-pihak yang bertikai untuk mengakhiri perang di Yaman yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.

"Dan ingatlah nikmat Allah yang diberikan kepadamu, ketika kamu saling bermusuhan dan Dia mempersatukan hatimu dan menjadikan kamu, atas rahmatnya, bersaudara," kata Putin mengutip sebagian dari Surat Ali-Imran, ayat 103.

Dilansir Russian Times, pernyataan Putin yang mengutip ayat Alquran, tak pelak mengundang keheranan dari penduduk Ankara yang mendengarkan pidato presiden Rusia itu.

Putin juga mengambil referensi lain dari Alquran, yakni tentang bagaimana tindakan kekerasan hanya diperbolehkan untuk membela diri.

Referensi ayat dalam kitab suci Alquran yang diambil Putin itu turut disetujui oleh Erdogan dan Rouhani, yang masing-masing merupakan muslim Sunni dan Syiah.

Kedua pemimpin negara itu juga memperingatkan invasi yang dipimpin oleh  Arab Saudi ke Yaman itu telah mengakibatkan puluhan ribu kematian selama lima tahun terakhir dan telah menghancurkan negara di ujung selatan Semenanjung Arab tersebut.

Perang di Yaman berawal dari perang saudara antara pemberontak Houthi dengan pemerintah Yaman, yang didukung Arab Saudi.

Halaman
1234
Editor: Abdi Tumanggor
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved