News Video

Hakim Marahi Pengacara Tersangka Kasus Ledakan Pabrik Korek Gas Ilegal yang Tewaskan 30 Pekerja

14 saksi memberi keterangan dalam sidang pabrik korek gas ilegal yang meledak dan merenggut nyawa 30 pekerja

TRIBUN-MEDAN.com - 14 saksi memberi keterangan dalam sidang pabrik korek gas ilegal yang meledak dan merenggut nyawa 30 pekerja.

Sidang perdana berlangsung dengan agenda pembacaan dakwaan dan mendengarkan keterangan saksi di Ruang Cakra PN Binjai, Kamis (19/9/2019).

Majelis hakim diketuai Fauzul Hamdi bersama dua hakim anggota Dedy dan Tri menanyai 14 saksi.

Terungkap dalam sidang pihak PT Kiat Unggul tidak memberi santunan secara menyeluruh kepada 30 korban.

Pihak korban menolak jumlah santunan Rp 25 juta, karena dianggap tidak sesuai dan tidak sesuai Undang-undang.

"Apa semua sudah menerima santunan? Ini keluarga korban semua ya," kata hakim Dedy menanyai satu per satu sembilan saksi.

Video di persidangan;

Ayo subscribe channel YouTube Tribun MedanTV

Bus PO Intra Laga Kambing Dengan Truk, Puluhan Korban Alami Luka-luka

BREAKING NEWS - Bus Intra vs Truk, Kedua Mobil Terperosok ke Luar Badan Jalan, Korban Dievakuasi

Saksi bernama Sarimin yang kehilangan istrinya membeberkan tidak ada santunan yang diterimanya.

Katanya, ia merasa tidak terima lantaran tidak ada musyawarah dengan pihak pabrik yang hendak memberi santunan Rp 25 juta.

Halaman
12
Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Hendrik Naipospos
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved