Polsek Helvetia Amankan 20 Anak dan Orang Tuanya yang Eksploitasi Anak menjadi Pengemis
Tidak hanya anak-anak yang diamankan, polisi turut mengamankan 5 orang tua yang ikut dalam mengeksploitasi anaknya untuk menjadi pengemis sopir angkot
Penulis: M.Andimaz Kahfi |
Polsek Helvetia Amankan 20 Anak dan Orang Tuanya yang Eksploitasi Anak menjadi Pengemis
TRIBUN-MEDAN.com- Polsek Helvetia Amankan 20 Anak dan Orang Tuanya yang Eksploitasi Anak menjadi Pengemis.
Polsek Medan Helvetia mengamankan 20 anak-anak yang dieksploitasi menjadi pengemis yang ditempatkan pada persimpangan lampu merah, untuk mendapatkan belas kasihan agar diberi uang oleh pengguna jalan.
Tidak hanya anak-anak yang diamankan, polisi turut mengamankan 5 orang tua yang ikut dalam mengeksploitasi anaknya untuk menjadi pengemis serta seorang sopir angkot.
Informasi yang dihimpun, pada Rabu (18/9/2019) pukul 19.30 WIB, sekitar 10 orang pengemis diamankan oleh pihak Polsek Medan Helvetia.
Tak lama setelahnya, para rekan mereka yang berjumlah 11 orang datang untuk menyelamatkan mereka yang ditawan.
Mereka datang menggunakan Mobil Angkot Koperasi 65, yang dikendarai oleh sopir atas nama Agus (50). Sang sopir mengaku tidak mengenal para pengemis.
Baca: Imam Nahrawi - Setelah Mundur dari Jabatan Menpora dan Bertemu Presien Jokowi, Nasib Imam Nachrawi
Baca: Plt Bupati Asahan Surya Pasangkan Masker untuk Polisi yang Melintas, Bagikan Vitamin untuk Warga
Baca: Higuain jadi Trending Dunia karena tak Mau Oper Ronaldo saat Bentrok Atletico Madrid, Berakhir Seri
"Saya awalnya sedang berkendara mencari penumpang dari arah Pinang Baris. Sesampainya di Sei Sikambing saya disetop oleh mereka (pengemis)," kata Agus, Kamis (19/9/2019).
"Mereka minta diantarkan ke Polsek Medan Helvetia untuk menemui rekan mereka yang diamankan polisi. Rupanya pas turun, saya ikut juga diamankan," sambungnya.
Baca: 3 Wanita Korban Anggota TNI Palsu, Bikin Mahasiswi dan Pelajar Terpikat, Pelaku Akhirnya Ditangkap
Baca: TNI Ungkap Asal Peluru yang Tewaskan 3 Warga dan Lukai 4 Orang Lainnya saat Kejar Anggota KKB Papua
Baca: CSR BAF PEDULI Caring for Children Wujudkan Mimpi Anak Penyandang Disabilitas
Jawaban yang disampaikan Agus tampak berbelit. Awalnya ia mengaku tidak mengenal. Setelahnya, ia menjawab sudah pernah lima kali mengantarkan para pengemis pulang.
Salah seorang Bhabinkamtibmas yang sempat memintai keterangan sang sopir, mengaku pihaknya tidak serta Merta percaya begitu saja dengan keterangan yang disampaikan.
Baca: Polantas Hentikan Pengendara Motor di Gang Viral di Medsos, Razia Kendaraan di Gang Diperbolehkan?
Baca: Kronologi Bocah SD Tewas Dipenggal, Pelaku Diikat di Gerobak dan Dibawa ke Kantor Polisi
Ada kemungkinan sang sopir juga ikut terlibat dalam jaringan pengemis tersebut.
Dilokasi, tampak para anak-anak mendapatkan bantuan berupa pakaian, minuman, makanan dan perlengkapan bayi yang di berikan oleh Kapolsek Medan Helvetia AKP Sah Udur Sitinjak.
Baca: Model Cantik Tertua di Asia Ini Memulai Karir Modellingnya di Usia 93 Tahun, Lihat Pose-posenya
Baca: Bosan 4 Tahun Kuliah, Pemuda Ini Pulkam Beternak Babi, Kini Jadi Pengusaha Sukses Beromzet Miliaran
Sampai saat ini, masih menunggu kedatangan dari Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto untuk memaparkan kasus dugaan sindikat pengemis itu.
(mak/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/para-pengemis-yang-diamankan-oleh-petugas-kepolisian.jpg)