Punya Tangan Berjari 6, Sekeluarga Alami Kesulitan Selesaikan Pendidikan dan Cari Kerja

Keluarga itu berasal dari Madhya Pradesh, India. Sebanyak 25 orang anggota keluaraga, terlahir dengan 12 jari-jari tangan dan 14 jari-jari kaki.

Punya Tangan Berjari 6, Sekeluarga Alami Kesulitan Selesaikan Pendidikan dan Cari Kerja
Indiatimes
Sekeluarga punya tangan berjari 6 buat kesulitan selesaikan pendidikan dan cari kerja. 

TRIBUN-MEDAN.com - Manusia secara umum terlahir dengan jumlah jari tangan dan kaki yang sama, masing-masing 10.

Tapi satu keluarga ini berbeda, mereka memiliki lebih banyak jari kaki dan tangan dari yang orang lain miliki.

Sebuah kondisi genetik yang dianggap orang lain unik ini justru menjadi kesulitan bagi mereka untuk melanjutan sekolah dan mendapatkan pekerjaan.

Keluarga itu berasal dari Madhya Pradesh, India. Sebanyak 25 orang anggota keluaraga, terlahir dengan 12 jari-jari tangan dan 14 jari-jari kaki.

Baldev Yawale seorang dari anggota keluargam menyebut bahwa 25 orang itu, masing-masing mengidap polidaktili atau suatu kondisi bawaan yang membuat jumlah jari lebih dari lima.

"Anak-anak saya pergi ke sekolah tetapi mereka tidak dapat menyelesaikan pendidikan mereka,” ucap pria ini.

“Para siswa sekolah biasanya menggoda anak-anak saya. Saya mencari bantuan dari pemerintah. Saya tidak memiliki tanah. Kami sangat miskin," kata Yawale kepada ANI.

Putra Baldev, Santosh Yawale mengatakan bahwa ia tidak dapat menyelesaikan pendidikannya karena kondisi itu.

Dan sekarang dia tak bisa mendapatkan pekerjaan. “Aku sudah belajar sampai Kelas 10. Suatu kali, aku pergi untuk ujian Angkatan Darat tetapi aku gagal dalam pemeriksaan fisik,” ucap anak itu.

Tak sampai di situ, anak itu juga kesulitan dalam mencari sepatu yang tepat, karena tak satupun ada yang sesuai.

Karenanya, dia berharap pemerintah bisa membantu keluarganya.

“Aku memiliki total 12 jari di tangan dan 14 di kaki saya. Saya tidak mendapatkan pekerjaan karena ini. Saya tidak mendapatkan bantuan dari desa panchayat, "katanya.

Tapi untungnya, keunikan mereka mencuri perhatian tetangga. Mereka membantu keluarga Yawale

Di sisi yang sedikit lebih cerah, keluarga Yawale telah membuat desa itu terkenal. Orang-orang dari desa dan kabupaten yang berdampingan sering datang menemui mereka.

(cr12/tribun-medan.com) 

Penulis: Sally Siahaan
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved