Breaking News:

KPU Undang Balon Pemilih Pemula ke Rumah Pintar Pemilu

KPU Dairi memperkenalkan Rumah Pintar Pemilu kepada bakal calon pemilih pemula yang lima tahun mendatang akan menggunakan hak pilihnya.

Penulis: Dohu Lase | Editor: Liston Damanik
Tribun Medan/Dohu Lase
Komisioner KPU Dairi, Jenny Ester Pandiangan, memberi materi soal pemilu kepada pelajar-pelajar di Rumah Pintar Pemilu, Kamis (19/9/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com -  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Dairi memperkenalkan Rumah Pintar Pemilu kepada bakal calon pemilih pemula yang lima tahun mendatang akan menggunakan hak pilihnya.

Ketua KPU Dairi, Freddy saat ditemui di Kantor KPU Dairi jalan Palapa, Kecamatan Sidikalang, Kamis (19/9/2019), mengatakan, dalam sosialisasi ini ada 24 kegiatan yang akan dilaksanakan dan dibagi menjadi dua kegiatan.

"Untuk 12 kegiatan pertama kita undang untuk kerumah pintar Pemilu dan 12 kegiatan lagi kita yang datang ke sekolah-sekolah menyampaikan sosialisasi terkait rumah pintar Pemilu," kata Freddy.

Pada kegiatan ini, KPU Dairi mengundang siswa/siswi SMP sederajat khusus kelas IX, karena diperkirakan pada 5 tahun kedepan mereka telah berusaha 17-18 tahun.

"Jadi, mereka telah menjadi pemilih pemula untuk kegiatan di Pemilu tahun 2024," ujar Freddy.

Menurut Freddy, untuk kegiatan ini telah dilaksanakan sejak, Senin (16/9/2019), untuk sekolah yang telah diundang, SMPN 1 Sidikalang, SMPN 2 Sidikalang, SMP HKBP Sidikalang dan SMP Nasional Sidikalang.

“Untuk Kamis-Jumat (26-27/9/2019) kita akan mengundang SMP Swasta Bukit Cahaya Sidikalang dan MTS Al-Ikhlas Sidikalang," ucap Freddy.

Disebutkannya, untuk enam sekolah ini nantinya KPU Dairi akan mengundang sebanyak dua kali ke Rumah Pintar Pemilu. Sekali tentang pengenalan dan pengayaan informasi tentang Pemilu.

Kedua mereka akan diundang untuk kegiatan simulasi , dimana mereka akan berperan untuk sebagai pemilih, peran sebagai penyelenggara Pemilu dan peran menjadi calon peserta Pemilu.

"Jadi kita akan buat dua sesi, yang sesi pertama ini sampai dengan Jumat (27/9) pengayaan informasi dan untuk sesi kedua bulan Oktober 2019 kita lakukan simulasi," sebut Freddy.

Lanjut Freddy, untuk bulan Oktober 2019, KPU juga akan turun ke sekolah-sekolah seperti program KPU sebelum-sebelumnya “Go To School”. Untuk itu KPU juga akan turung ke sekolah-sekolah di beberapa kecamatan dan itu akan  dijadwalkan untuk menjangkau 12 sekolah.

"Jadi program kita yang utama tetap menjalankan sosialisasi kepada masyarakat, sehingga masyarakat bisa ikut berperan serta mensukseskan  kegiatan-kegiatan kepemiluan yang ada di Kabupaten Dairi," ungkapnya.

Adapaun tujuan dari kegiatan yang dilakukan menurut Freddy adalah, untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat, khususnya sekmen pemilih pemula. Karena pemilih pemula yang ditargetkan untuk pemilih 5 tahun kedepan, serta untuk mengenalkan rumah pintar Pemilu.

“Kita berharap, untuk lima tahun kedepan siswa/siswi ini bisa menggunakan hak pilihnya dan sudah lebih memahami arti dari hak pilih yang mereka punya.Dan berperan serta menjadi bagian dari Pemilu, sebagai pemilih dan juga menjadi bagian penyelenggara Pemilu,” harapnya. (cr16/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved