Aksi Cepat Tanggap
Relawan Termuda ACT Sumut, Farhan Siap Padamkan Api di Riau
Meski masih berumur 16 tahun, M. Farhan Helmi sama sekali tak gentar turun langsung ke Riau. Farhan adalah satu diantara 10 relawan Aksi Cepat Tanggap
ACT Sumut Kirim 10 Relawan Darurat Asap Ke Riau
TRIBUN-MEDAN.com - Meski masih berumur 16 tahun, M. Farhan Helmi sama sekali tak gentar turun langsung ke Riau. Farhan adalah satu diantara 10 relawan Aksi Cepat Tanggap Sumatera Utara (ACT Sumut) yang turun untuk terlibat membantu penanganan kebakaran hutan di Riau.
Saat berbincang dengan Tribun Medan, Farhan mengaku sedang menempuh pendidikan di SMKS Al-Masum Stabat dan emang sudah sejak lama ingin bergabung menjadi Relawan di ACT.
"Insyaallah saya siap, dari SMP saya memang udah pengen ikut ACT, tapi rasanya belum pantas. Jadi saat masuk SMA saya langsung join, gabung disini belum ada sebulan," katanya usai pelepasan relawan di Kantor ACT Sumut, Jalan Abdullan Lubis Nomor 52, Medan, Senin (23/9/2019).
Farhan bercerita awal mula Ia terpilih menjadi relawan yang berangkat ke Riau, karena iseng bermain ke taman dan berjumpa dengan relawan masyarakat Indonesia (MRI).
"Kemarin iseng main ke taman Amir Hamzah Stabat, ternyata ada pelatihan orientasi relawan masyarakat Indonesia (MRI), dan akhirnya diajak ikut gabung. Setelah tamat saya memang pengen di Basarnas (Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan) atau BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah)," katanya.
Sejak awal bergabung dengan ACT-MRI, Farhan memang bertekat untuk membantu orang banyak. Sebab katanya menjalankan tugas kemanusiaan adalah kewajiban setiap manusia.
"Saya memang pengen membantu orang, saya pengen madamkan api, itu cita-cita saya yang belum tercapai. Alhamdulillah melalui ACT-MRI ini bisa tercapai. Karena kalau saya tidak punya uang untuk bersedekah, mungkin saya bisa bersedekah melalui tenaga. Ini pertama kali saya terjun langsung jadi relawan," katanya
Sebagai anggota Pramuka, Farhan mengaku sudah dibekali ilmu-ilmu dasar penyelamatan, selain itu pihak sekolah dan orangtua Farhan mendukung penuh kegiatan positif yang Ia lakukan.
"Alhamdullilah orangtua sangat mendukung. Selama 14 hari disana, kita punya tugas memadamkan api, mendistribusikan makanan, dan kegiatan sosial lainnya. Kalau bisa di zaman Millenials ini kita anak muda mari merubah pola pikir agar lebih maju dan dapat bermanfaat bagi orang banyak," katanya.
Kepala Cabang ACT Sumut, Fadhli Septavianra mengatakan bahwa Farhan adalah relawan termuda yang berangkat dari Sumut dan juga merupakan komandan regu. Setiap relawan yang diberangkatkan, katanya sudah dibekali dengan Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diksar) serta beberapa relawan juga sudah pernah diterjunkan ke Palu dan Lombok.
"Relawan ACT-MRI Sumut yang kita berangkatkan berasal dari beberapa daerah seperti Binjai, Padang Sidempuan , Labuhan Batu Utara, Siantar, Batu Bara, Tebing dan lainnya. Mereka dibagi beberapa tugas, ada yang di bagian Rescue, Dapur Umum, Logistik, Medis dan Driver," katanya.
Selama 14 hari, para relawan akan terlibat langsung dalam penanganan yang dibutuhkan disana seperti membagikan masker, membantu penyaluran logistik hingga memadamkan api.
"Kawan-kawan yang punya skill di bidang Rescue dan Medis, Insyaallah disana akan kita buat set house yang ada oksigen, pembersih udara, dan AC sehingga orang-orang disana bisa beristirahat sejenak, memulihkan kondisi," katanya.
Selain mengirim relawan, Fadhli mengatakan dalam waktu dekat ACT Sumut akan mengirim berbagai bantuan logistik lainnya seperti masker, obat-obatan, tabung oksigen dan lainnya.
"Dengan dikirimnya kawan-kawan ke Riau atau Jambi, semoga masyarakat Sumut lainnya juga terinspirasi sehingga dapat memberikan bantuan. Karena bencana ini berdampak pada banyak orang. Kita berdoa semoga Allah melindungi perjalanan ini sehingga kira mampu memberikan hasil yang terbaik kepada masyarakat," pungkasnya. (cr21/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/elawan-di-kantor-act-sum.jpg)