PAPUA RUSUH, Korban Tewas Bertambah Terus, jadi 22 Orang, Ribuan Mengungsi, Aksi Disusupi KNPB

Informasi yang dihimpun sebagian besar korban tewas adalah warga terjebak saat rumahnya dibakar massa.

PAPUA RUSUH, Korban Tewas Bertambah Terus, jadi 22 Orang, Ribuan Mengungsi, Aksi Disusupi KNPB
KOMPAS.com/ JOHN ROY PURBA
PAPUA RUSUH, Korban Tewas Bertambah Terus, jadi 22 Orang, Ribuan Mengungsi, Aksi Disusupi KNPB. Kondisi warga yang mengungsi di markas Polisi Militer pasca-kerusuhan Wamena pada pagi ini, Selasa (24/9/2019). 

PAPUA RUSUH, Korban Tewas Bertambah Terus, jadi 22 Orang, Ribuan Mengungsi, Aksi Disusupi KNPB

TRIBUN-MEDAN.com - Pecahnya kerusuhan di Wamena, Papua, akibat aksi unjuk rasa pada Senin (23/9/2019) kemarin menimbulkan korban jiwa.

Perkembangan terbaru, menyebutkan, sebanyak 22 orang tewas dan 65 orang terluka atas insiden ini.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Kamal mengakui, jumlah korban meninggal akibat demonstrasi anarkis di Wamena bertambah menjadi 22 orang.

Namun jumlah tersebut dipastikan akan bertambah karena pencaharian di lokasi kebakaran masih dilakukan.

Informasi yang dihimpun sebagian besar korban tewas adalah warga terjebak saat rumahnya dibakar massa. 

Selain itu beberapa korban yang dirawat di RSUD Wamena mengalami luka serius, kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Kamal di Jayapura, Selasa.

Menurut pihak kepolisian, aksi massa yang berujung tindakan anarkistis ini dipicu hoaks isu rasisme seorang guru kepada muridnya.

Kabar tersebut meluas dan terjadi aksi unjuk rasa pelajar di Kota Wamena.

Siswa SMA PGRI dan masyarakat berjumlah 200 orang menuju salah satu sekolah di Kota Wamena, Jayapura.

Halaman
123
Editor: Tariden Turnip
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved