Tiga Negara Ini Kompak Salahkan Iran Atas Aksi Serangan Drone Menyasar Kilang Minyak Saudi

Pemimpin Jerman, Perancis dan Inggris, mengikuti posisi AS mengenai serangan terhadap fasilitas minyak di Arab Saudi.

Tiga Negara Ini Kompak Salahkan Iran Atas Aksi Serangan Drone Menyasar Kilang Minyak Saudi
Video via Reuters
Tayangan video memperlihatkan kebakaran di fasilitas minyak di Abqaiq, Arab Saudi, setelah serangan drone pada Sabtu dini hari (14/9/2019). 

Namun, Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif mengesampingkan negosiasi perjanjian nuklir yang baru dengan menuliskan di Twitter bahwa negara-negara Eropa telah gagal "memenuhi kewajiban mereka" dalam perjanjian 2015.

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo menyatakan rasa terima kasihnya atas dukungan yang datang dari Jerman, Perancis dan Inggris atas argumen Amerika Serikat.

"AS berterima kasih kepada teman-teman dekat kami, Inggris, Përancis, dan Jerman, atas artikulasi mereka yang jelas tentang tanggung jawab tunggal Iran atas tindakan perang melawan Arab Saudi," tulis Pompeo di Twitter.

"Ini akan memperkuat diplomasi dan tujuan perdamaian. Kami mendesak setiap negara untuk bergabung dalam kecaman atas tindakan Iran ini."

Pemberontak Yaman, Houthi, yang didukung Iran dan menentang intervensi militer Arab Saudi di negaranya, mengklaim bahwa mereka telah yang melakukan serangan rudal ke fasilitas minyak Saudi dengan menggunakan pesawat tanpa awak.

Namun para pejabat AS mengatakan, serangan udara yang canggih itu tampaknya dilakukan dengan dukungan Iran.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "3 Negara Ini Sepakat Iran Berada di Balik Serangan ke Fasilitas Minyak Arab Saudi"

Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved