VIDEO Aksi Ricuh, Mahasiswa dan Polisi Saling Lempar di Perempatan Jalan Pengadilan
Tepat di persimpangan jalan, aparat kepolisian membuat barikade menggunakan tameng serta mobil water cannon.
Penulis: Victory Arrival Hutauruk |
Amatan Tribun, 16.25 WIB para massa aksi telah dipukur mundul dari depan Gedung DPRD Sumut hingga ke Jalan Pengadilan.
Tepat di persimpangan jalan, aparat kepolisian membuat barikade menggunakan tameng serta mobil water cannon.
Para aksi massa tampak melempari para aparat dengan batu-batu kecil. Dan dibalas oleh aparat kepolisian dengan gas air mata serta siraman air dari mobil water cannon.
Akibat dari tembakan gas air mata ini membuat aktivitas pengadilan jadi terhambat. Bahkan gas memasuki ruang sidang cakra III dan membuat beberapa ruang sidang harus dibatalkan.
Para pengunjung juga tampak berhamburan ke luar sidang untuk menyaksikan aksi lempar-lemparan tersebut.
Saat aparat kepolisian melemparkan gas air mata, beberapa masa aksi tampak berteriak. "Ini rumah sakit woi jangan tembak ini," teriak para mahasiswa.
Para satpam di Pengadilan Negeri Medan juga tampak meminta aparat tidak menembakkan gas air mata ke arah pengadilan.
(vic/tribunmedan.com)