Acungkan Jari Tengah saat Lawan Persita, Pemain PSMS Bruno Casimir Kena Sanksi Tak Bisa Main 3 Laga

"Selain mendapat sanksi larangan bermain dua pertandingan, kita juga mendapat sanksi denda sebesar Rp 25 juta dari Komdis," bebernya.

TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Pemain PSMS Medan Bruno Casimir berusaha mengamankan bola dari pemain Persibat Batang Bagas Probo pada lanjutan pertandingan Liga, 2 di Stadion Teladan, Medan, Rabu (28/8/2019). PSMS Medan berhasil meraih poin penuh saat mengalahkan Persibat Batang dengan skor 3-1. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - PSMS Medan harus kehilangan pemain andalannya Bruno Casimir dalam tiga laga yang akan dilakoni tim Ayam Kinantan pada sisa putara kedua Liga 2 ini.

Pemain naturalisasi itu terkena sanksi dua laga dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI. Bruno dianggap terbukti melakukan tindakan tidak terpuji kepada wasit saat PSMS menghadapi Persita Tangerang beberapa waktu lalu.

Manajemen PSMS yang sudah menerima surat tersebut membenarkan Bruno terkena sanksi.

Melalui Sekum PSMS, Julius Raja mengatakan berdasarkan salinan keputusan Komdis PSSI Nomor 078/L2/SK/KD-PSSI/IX/2019, pemain bertahan PSMS itu mendapat sanksi larangan tampil sebanyak dua pertandingan.

"Iya benar, Bruno Casimir kena sanksi Komdis PSSI, sehingga ia absen saat PSMS bertandang ke Sriwijaya FC dan PSGC Ciamis. Bruno kena sanksi Komdis karena mengacungkan jari tengah kepada suporter dan pemain cadangan Persita," ujar pria yang akrab disapa King itu, Minggu (29/9/2019).

Mendapat sanksi dua larangan bertanding, otomatis Bruno tak bisa main dalam tiga laga. Sebelumnya dia terkena akumulasi kartu. Sehingga tidak bisa main lawan Babel United pada laga yang ditunda kemarin.

Selain mendapat sanksi, akibat ulah tidak terpujinya itu PSMS pun terkena denda sebesar Rp 25 juta. King sangat menyayangkan ulah Bruno yang melakukan tindakan tak penting, sehingga merugikan tim.

"Selain mendapat sanksi larangan bermain dua pertandingan, kita juga mendapat sanksi denda sebesar Rp 25 juta dari Komdis," bebernya.

"Sangat disayangkan seorang pemain profesional, bersikap kurang terpuji. Kan seharusnya sudah mengerti tentang status pemain. Ada pulak bukti fotonya, karena ada laporan dari pengawas pertandingan," pungkasnya.

Dengan absen dua laga lawan Sriwijaya (1 Oktober) dan PSGC Ciamis (7 Oktober), otomatis pemain kelahiran Kamerun itu hanya bisa tampil saat PSMS menjamu Persiraja Aceh (12 Oktober) di sisa laga Liga 2.

Sebab di laga tunda melawan BaBel United ia absen karena akumulasi kartu kuning.

(lam/tribun-medan.com)

Penulis: Ilham Fazrir Harahap
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved