Ground Breaking Kawasan Wisata Danau Toba 10 Oktober, 7 Investor Tanamkan Modal Rp 6,1 Triliun

Total investasi dari ketujuh PMDN dan PMA yang masuk tersebut sebesar Rp 6,1 triliun dengan fokus pengembangan pada fasilitas akomodasi atau hotel

Ground Breaking Kawasan Wisata Danau Toba 10 Oktober, 7 Investor Tanamkan Modal Rp 6,1 Triliun
Biro Setpres/Kris
Ground Breaking Kawasan Wisata Danau Toba 10 Oktober, 7 Investor Tanamkan Modal Rp 6,1 Triliun. Presiden Jokowi dan Ibu Iriana serta jajaran Kabinetnya meninjau The Kaldera Toba Nomadic Escape yang terletak di Kabupaten Toba Samosir. 

"Masuknya mereka mendorong kami untuk mempercepat pembangunan destinasi wisata super prioritas Danau Toba," imbuh Hiramsyah.

Sementara groundbreaking untuk destinasi lainnya seperti Borobudur akan dilakukan pada akhir tahun, dan yang lainnya yakni Lombok, Labuan Bajo, dan Manado-Bitung-Likupang pada kuartal I-2020.

Percepatan pembangunan lima destinasi wisata super prioritas ini juga didukung oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui kucuran anggaran senilai Rp 7,1 triliun pada tahun depan.

Anggaran tersebut melonjak signifikan bila dibandingkan tahun 2019 ini yang hanya sebesar Rp 1,7 triliun.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, anggaran fantastis dikucurkan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur penunjang konektivitas, sumber daya air, perumahan dan pemukiman.

"Sektor pariwisata adalah sektor unggulan yang harus didukung oleh ketersediaan infrastruktur," kata Basuki.

Keindahan Komodo di Pulau Komodo.

Keindahan Komodo di Pulau Komodo.(SHUTTERSTOCK/SERGEY URYADNIKOV)

Untuk diketahui, pertumbuhan sektor pariwisata Indonesia memang tercatat sangat pesat yaitu 12,58 persen dibandingkan rata-rata pertumbuhan dunia yang hanya 5,6 persen, dan juga ASEAN yaitu 7 persen.

Dengan mulai siapnya destinasi super prioritas ini, Hiramsyah mengharapkan, pada 2020 dan ke depannya pertumbuhan sektor pariwisata dapat bertahan di level dua digit namun dengan angka lebih besar, sekitar 20 persen.

Investasi yang terus tumbuh Target tersebut bukan tanpa alasan jika bertolak dari pencapaian yang tetap menunjukkan tren positif.

Halaman
1234
Editor: Tariden Turnip
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved