Breaking News:

Bupati Ashari Perintahkan Anggotanya Tertibkan Kandang Ayam Potong Pembawa Wabah Lalat

"Lalatnya udah mulai banyak lagi ke rumah. Karena bibit ayam beberapa hari lalu masuk lagi ke dalam kandang," ujar Via.

TRIBUN MEDAN/INDRA GUNAWAN SIPAHUTAR
Warga Desa Dalu X B ketika melakukan aksi demo di kandang ayam potong, waktu lalu. 

TRIBUN-MEDAN.com - Masyarakat dusun I dan II Desa Dalu X B Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deliserdang kembali resah. Hal ini lantaran pemukiman mereka mulai kembali diserang oleh wabah lalat.

Kemunculan lalat akibat peternakan ayam potong milik pengusaha kembali beraktivitas. Meski sudah pernah dihentikan aktivitasnya oleh pihak Pemerintah Kecamatan dan Kabupaten namun tetap saja pengusaha membandel.

Pihak pengusaha kembali memasukkan bibit ayam potong ke dalam kandang. Akibat hal itu lalat pun mulai kembali muncul.

"Lalatnya udah mulai banyak lagi ke rumah. Karena bibit ayam beberapa hari lalu masuk lagi ke dalam kandang," ujar Via salah satu warga Desa Senin, (30/9/2019).

Warga berharap agar keluhan mereka ini bisa menjadi perhatian khusus dari Bupati Deliserdang, Ashari Tambunan. Disebut kalau Bupati harus mempunyai kepedulian terhadap warga khususnya anak-anak yang bisa saja terkena beragam penyakit akibat banyaknya lalat. Bupati Ashari yang dipintai komentarnya soal ini menyebut kalau Pemkab akan segera melakukan penertiban.

"Tapi kemarin sudah (ditertibkan). Enggak ada izinnya ya dimainkan (tertibkan) lah,"ucap Ashari usai menghadiri rapat paripurna di kantor DPRD.

Di depan Ashari, Sekda Darwin Zein pun memanggil dan memerintahkan agar Kasatpol PP, Suryadi Aritonang melakukan tindaklanjut. " Udah pak (kepada Ashari) akan dikerjakan itu sama Kasatpol PP,"ucap Darwin Zein.

Camat Tanjung Morawa, Eddy Yusuf mengaku pihaknya juga akan berkordinasi sama Kasatpol PP untuk melakukan penertiban. " Akan saya surati dulu lah Satpol PP biar ikut juga. Akan segera kita buat ini. Lihatlah dua tiga hari ini kita tertibkan itu,"kata Eddy Yusuf.

Penghentian aktivitas peternakan ayam potong di Desa Dalu X B sempat dilakukan oleh pihak Kabupaten dan Kecamatan pada bulan Agustus lalu. Saat itu penghentian aktivitas peternakan dilakukan bertepatan dengan masa panen ayam. Pihak Pemerintah turun lantaran banyaknya pengaduan masyarakat atas keberadaan lalat.

Desa Dalu X B banyak dikelilingi oleh kandang peternakan ayam potong. Selain di desa itu sendiri peternakan ayam potong juga ada di Desa Dalu X A dan Desa Tumpatan Nibung Kecamatan Batang Kuis. Untuk yang di Desa Tumpatan Nibung pernah didemo oleh warga Dalu X B yang tinggal di dusun 10.

Demo dilakukan lantaran warga sudah tidak sanggup dengan banyaknya lalat. Sebenarnya sudah bertahun-tahun masyarakat resah dengan aktivitas peternakan ayam potong. Meski demikian hingga kini belum ada tindakan tegas dari Pemkab.

(dra/tribun-medan.com)

Penulis: Indra Gunawan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved