Breaking News:

Satu Atlet Perpani Sumut Lolos Menuju PON 2020, Tim Karate Sumut Langsung Training Camp usai POMNAS

Rahmat Purba mengatakan lolosnya satu orang atlet panahan Sumut ke PON Papua tahun depan merupakan hasil yang luar biasa.

Penulis: Chandra Simarmata |
TRIBUN MEDAN/HO
Para atlet panahan Sumut bersama pelatih dan ofisial saat mengikuti kejurnas Pra-PON yang berlangsung di Jakarta, 21-29 September 2019 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Satu atlet Sumatera Utara, M Hafizh Rayhan sukses mengamankan tiket menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2020, untuk cabang olahraga (cabor) panahan.

Keberhasilan tersebut diraih usai atlet berusia 16 tahun itu tampil apik dan mampu masuk delapan besar pada Pra-PON yang tuntas digelar di lapangan Panahan Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (29/9/2019).

Sekretaris umum (sekum) Pengprov Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Sumut, Rahmat Purba mengatakan, lolosnya satu orang atlet panahan Sumut ke PON Papua tahun depan merupakan hasil yang luar biasa. Pasalnya empat tahun lalu Sumut gagal meloloskan satupun Arjuna maupun Srikandi untuk berlaga di PON Jabar 2016.

"Akhirnya kita lolos 1 orang atas nama M Hafiz Rayhan untuk kategori perorangan putra ronde nasional. Terima kasih atas doa dan dukungannya," ujarnya, Senin (30/9/2019).

Rahmat menuturkan, di babak Pra-PON tahun ini, para atlet muda Sumut juga harus melalui perjuangan yang cukup berat untuk meraih tiket. Bahkan mereka juga harus berhadapan dengan pemanah-pemanah tangguh asal provinsi lain yang juga atlet pelatnas dan berkelas olimpiade seperti dari Jawa Timur, DKI Jakarta, Jawa barat serta Banten.

Dari total 138 tiket lolos yang diperebutkan 30 provinsi, Sumut berhasil meraih satu untuk bisa menempatkan wakilnya di PON tahun depan.

"Dari 10 hanya 1 sudah luar biasa itu karena lawan kita lawan berat semua. Pra-Pon cabor panahan tidak memperebutkan medali. Tapi lomba cari lolos sesuai jatah atlit panahan di PON XX/2020. Kuota panahan untuk kategori perorangan hanya 8 besar nasional yang lolos," terangnya.

Lebih lanjut kata Rahmat, meski hanya mampu meloloskan satu atlet untuk berlaga di PON mendatang, namun sebagai sekum Perpani Sumut dia mengaku cukup puas. Hasil ini menurutnya menunjukkan adanya peningkatan. Apalagi atlet Sumut juga terbilang masih berusia muda dan minim prestasi di PON.

"Ya lumayan hasilnya. Empat tahun lalu kita tak ada lolos, setidaknya tahun ini kita ada usaha lebih baik," ungkapnya.

Rahmat pun berharap, atlet yang lolos tersebut semakin mempersiapkan dirinya untuk turun di PON Papua tahun depan. Dia ingin agar nantinya Raihan yang berasal dari klub Generasi Manahan Medan itu nantinya sudah siap tempur di PON dan mampu menyumbangkan medali.

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved