Ngopi Sore

Selamat Jadi Wakil Rakyat, Mbak Mulan Jameela. Tetaplah Jadi Mahluk Tuhan Paling Seksi

Sejak orde baru tumbang, berganti orde reformasi, banyak sekali wakil rakyat tipikal begini. Baik di tingkat pusat maupun daerah.

Selamat Jadi Wakil Rakyat, Mbak Mulan Jameela. Tetaplah Jadi Mahluk Tuhan Paling Seksi
Tribunnews/Jeprima
BINTANG TAMU - Penyanyi yang kini jadi anggota DPR RI, Mulan Jameela, saat tampil sebagai bintang tamu pada babak Spektakuler Show 2 Indonesian Idol 2014 di Studio RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta, 28 Februari 2014. 

Sampai sekarang saya punya satu ingatan yang begitu lekat perihal wakil rakyat. Ingatan yang datang dari masa kecil, masa ketika saya masih berseragam SD, yang entah dengan keajaiban macam apa tidak pernah bisa pergi.
Padahal sudah berlalu kurang lebih dari 35 tahun. Padahal sepanjang 35 tahun ini saya telah berulang-ulang kali mengalami berbagai persinggungan lain dengan wakil rakyat, langsung maupun tak langsung. Namun ingatan itu tidak juga mau pergi.

Berjarak kira-kira 500 atau 600 meter dari rumah saya terdapat rumah seorang wakil rakyat. Anggota DPR RI yang sebelumnya, menurut bapak saya, pernah juga menjadi anggota DPRD Sumatra Utara. Tentu saja dia mewakili Golkar.

Entah benar entah tidak; bapak saya juga tidak bisa memastikan, konon sebelum masuk Golkar, wakil rakyat kita ini pernah menjabat ketua Masjumi. Tatkala orde lama tumbang dan penguasa orde baru melakukan "penyederhanaan politik", dia mengambil langkah yang aduhai.

Sebagai kader Masjumi dia tidak bergabung ke Partai Persatuan Pembangunan, melainkan justru melipir ke Golkar; Golongan Karya, partai bentukan pemerintah yang tidak pernah mau mengaku sebagai partai itu --setidaknya sampai orde baru kemudian ikut tumbang.

Kariernya dimulai dari DPRD tingkat II selama satu periode, dilanjut ke DPRD Sumatra Utara dua periode, lalu terbang ke Jakarta untuk menduduki salah satu kursi empuk di Senayan, sebagai anggota DPR sekaligus MPR RI.

Pendek kata, sama sekali tidak perlu diragukan lagi kelihaian politiknya, dan lantaran ini menjadi tempat bertanya bagi warga, tanpa kecuali. Dan pertanyaan-pertanyaan ini, sering tidak ada kaitpautnya dengan politik, ideologi, atau kepartaian. Dia bahkan tak sekali dua kali dihadapkan pada persoalan-persoalan rumah tangga warga.

Satu lagi yang khas darinya adalah penampilan necis klimis. Dia selalu bersafari. Model pakaian setengah resmi ini boleh dikata nyaris selalu melekat pada tubuhnya yang tambun. Ke mana pun, baik saat bertemu warga untuk urusan pekerjaan, ke masjid, ke majelis taklim, atau bahkan takziah. Bermacam warna pula. Paling sering hitam, biru tua, abu-abu, coklat, dan coklat muda seperti yang sering dikenakan Presiden Soeharto.

Pagi tadi, ingatan perihal wakil rakyat ini melesat-lesat kembali saat saya, tanpa sengaja, melihat tayangan pelantikan anggota DPR RI periode 2019-2024 di televisi. Para wakil rakyat yang akan jadi penyambung lidah rakyat. Sebagian besar mengenakan jas, lengkap dengan dasi yang ketat mengikat leher. Wakil-wakil rakyat yang perempuan berkebaya panjang. Ada yang berjilbab ada yang bersanggul. Dan di antara mereka terdapat Mulan Jameela.

Siapa Mulan Jemeela tentu tak perlu lagi dipapar lebih jauh. Nama ini jauh lebih familiar dibanding Raden Terry Tantri Wulansari, nama lahirnya. Sebelum Jameela, nama belakang Mulan adalah Kwok. Konon diberikan Maia Estianty, rekan duetnya di Duo Ratu. Adapun Jameela diberikan Ahmad Dhani, suami Maia, pascamereka bercerai. Dhani kemudian menikahi Mulan.

Tragedi percintaan ini sudah cerita umum, wabil khusus bagi orang-orang yang rajin mengikuti kabar-kabar dari panggung hiburan Tanah Air. Mulan Jameela mendapatkan tempat tersendiri di hati sebagian mereka. Sebagian menyukai sebagian membenci. Atas Mulan terbentuk semacam faksi yang kerap berbenturan dan sangat mungkin tidak dapat disatukan sampai hari kiamat tiba: faksi Mulan dan faksi Maia. Faksi Maia, yang mereka panggil 'Bunda' selalu mengintip apapun yang dilakukan Mulan, lalu menyerangnya dengan ganas.

Halaman
12
Penulis: T. Agus Khaidir
Editor: T. Agus Khaidir
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved