Hanya Gara-gara Kain Lap, Nurdin Tewas Dihantam Balok Kayu Oleh Umar

Datang korban Nurdin menghampiri pelaku sambil menuduh pelaku yang telah mengambil kain lap

Hanya Gara-gara Kain Lap, Nurdin Tewas Dihantam Balok Kayu Oleh Umar
TRIBUN MEDAN/M FADLI TARADIFA
Petugas mengamankan pelaku pembunuhan yang dilatarbelakangi persoalan kain lap, di Mapolsek Medan Barat, Rabu (2/10/2019). 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN-Malang nasib Nurdin (48) warga Jalan Utama Gang Pengabdian, Desa Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli.

Pasalnya Nurdin yang saat itu tengah mencuci mobil, menuduh Umar Nasution yang saat itu tengah duduk-duduk mengambil kain lap miliknya.

Alhasil, Umar Nasution (64) warga Jalan Sekata Gang Seroja, Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat, emosi dan melampiaskannya kelada Nurdin.

Peristiwa cek-cok hingga berujung kematian terjadi di Jalan Makmur Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat, komplek perumahan Villa Makmur, Selasa (1/10/2019) pagi.

Kanit Reskrim Polsek Medan Barat, Iptu H Manullang mengatakan, benar telah terjadi penganiayaan berujung kematian berdasarkan laporan Laporan Polisi Nomor : LP / 326 / X / 2019 / Sek Medan Barat , tanggal 01 Oktober 2019.

"Jadi saat itu pelaku Umar Nasution sedang duduk-duduk, lalu datang korban Nurdin menghampiri pelaku sambil menuduh pelaku yang telah mengambil kain lap untuk membersihkan mobil milik korban. Oleh pelaku mengatakan, bahwa dirinya tidak ada mengambil kain lap tersebut. Kemudian korban hendak memeriksa tas milik pelaku namun pelaku tidak mengijinkan tasnya di periksa korban, sehingga terjadi cekcok mulut," ujarnya, Rabu (2/10/2019).

Lalu, lanjut kanit, korban emosi dan mengambil sapu lidi dan memukulkannya ke badan pelaku.

"Tidak terima dipukul, pelaku mengambil kayu balok yang ada paku dan memukulkan kayu balok tersebut ke arah kepala korban sebanyak satu kali. Akibat perbuatan tersebut kepala korban mengeluarkan darah dan korban terjatuh dan dibawa ke rumah sakit oleh teman-temannya," ungkap Iptu H Manullang.

Lebih lanjut dijelaskan polisi berpangkat balok dua di pundaknya ini, sampai di rumah sakit korban dinyatakan meninggal dunia.

"Kami mendapat informasi dari masyarakat dan lalu mendatangi TKP dan selanjutnya mencari kebaradaan pelaku. lalu unit reskrim berhasil mengamankan pelaku di rumahnya dan boyong ke komando," katanya.

Setelah diamankan, petugas kepolisian melakukan interogasi terhadap pelaku, di mana sesuai informasi yang dihimpun Tribun Medan, Umar mengakui perbuatannya.

"Jadi Umar mengakui perbuatannya memukul korban dengan balok sehingga banyak mengeluarkan darah. Kami mendatangi rumah korban di mana, ia sudah disemayamkan. Saat kami minta keterangan istri korban, ia mengatakan bahwa Nurdin telah meninggal dunia sesaat setelah tiba di RS Adam Malik saat akan diberi pertolongan oleh Tim Medis," pungkasnya.

Dari tangan pelaku polisi berhasil amankan barang bukti berupa satu buah balok yang terdapat paku, satu buah sapu lidi.

(mft/tribun-medan.com)

Penulis: Muhammad Fadli Taradifa
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved