Ingin Membangkitkan Ekonomi Umat Islam, Muchlis Pasarkan Beras Ummat

Muchlis menceritakan, beberapa waktu lalu ada yang memesan Beras Ummat ini. Namun beras tersebut untuk disumbangkan ke Aksi Cepat Tanggap (ACT).

Ingin Membangkitkan Ekonomi Umat Islam, Muchlis Pasarkan Beras Ummat
TRIBUN MEDAN/HO
M. Muchlis saat menyerahkan beras kepada perwakilan Aksi Cepat Tanggap (ACT) beberapa waktu lalu. Muchlis mengaku mau menjalankan usaha Beras Ummat ini dikarenakan ingin membangkitkan ekonomi umat Islam. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN-  Beras merupakan bahan makanan yang sangat akrab dengan masyarakat Indonesia. Nasi ada dan dinikmati saat sarapan, makan siang hingga makan malam. Maka tak jarang penjual beras sangat umum ditemukan bahkan disekitar rumah.

Salah satunya M. Muchlis, warga Jalan Bayangkara Pancing ini merintis usaha beras. Bukan beras seperti pada umumnya, beras yang ia jual dipasarkan dengan merek Beras Ummat. Kata Muchlis ini merupakan beras tanpa pengawet, pemutih dan pewangi.

"Saya saat ini masih reseler Beras Ummat ini. Jika ada yang permintaan Beras Ummat yang banyak saya bisa juga jadi distributor," kata Muchlis, Rabu (2/9/2019)

Beras Ummat ini dikemas dalam karung berukuran 9,5 kilogram. Beras ini dikemas dalam karung berwarna kuning dengan gambar-gambar yang didominasi warna hijau.

Dikatakannya, beras ummat ini merupakan beras halal. Muchlis mengaku mau menjalankan usaha Beras Ummat ini dikarenakan ingin membesarkan ekonomi ummat Islam.

"Saya ingin sekali membesarkan ekonomi ummat Islam makanya saya mau menjalankan usaha ini. Beras Ummat ini jauh berbeda dengan beras lainnya. Rasanya yang enak dan teksturnya yang pulen. Ini mendakan beras ummat adalah beras yang kualitasnya bagus," ungkap Muchlis.

Beras Ummat ini kata Muchlis dipanen dari lahan padi di Aceh. Untuk pemasaran, ia masih melakukan penjualan secara lokal.

"Saya pasarkan Beras Ummat ini melalui online shop, dan offline juga. Hingga saat ini, beras ini kini sudah memiliki banyak peminat," ungkapnya.

Muchlis menceritakan, beberapa waktu lalu ada yang memesan Beras Ummat ini. Namun beras tersebut untuk disumbangkan ke Aksi Cepat Tanggap (ACT).

"Jelas ini membuat saya sangat bahagia. Tapi sejauh ini saya masih berjuang untuk meyakinkan masyarakat bahwa beras ini adalah beras berkualitas," ungkapnya.

Harga Beras Ummat ini cukup bersaing dengan beras lainnya. Untuk harga konsumen dijual Rp 112 ribu dan Rp 105 ribu untuk reseler. Pria yang sehari-hari hobi berdagang ini berharap agar masyarakat Medan dapat menerima Beras Ummat.

"Saya berharap masyarakat Medan bisa menerima Beras Ummat ini. Karena beras ini rasanya enak dan teksturnya juga pulen," pungkasnya.

(cr18/tribun-medan.com)

Penulis: Septrina Ayu Simanjorang
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved