TRIBUNWIKI

Sarapan Abah Menjual Lontong dan Nasi Kuning Khas Medan yang Kekinian

Selain menjual sarapan lontong, warung Sarapan Abah ini juga menjual bubur pulut kincah durian, dan aneka bubur manis.

Sarapan Abah Menjual Lontong dan Nasi Kuning Khas Medan yang Kekinian
TRIBUN MEDAN/AQMARUL AKHYAR
Warung Sarapan Abah yang menjual lontong khas Medan dengan konsep kekinian di Kompleks Taman Setia Budi Indah 56 Foodpark, Tj. Rejo, Kec. Medan Sunggal, Kota Medan, Sumatera Utara, Senin (7/10/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com - Kota Medan memang terkenal dengan kulinernya. Oleh karena itu, wajar bila di Medan dapat ditemui berbagai jenis kuliner, baik itu kuliner western, tradisional maupun kuliner khas Medan.

Salah satunya warung Sarapan Abah, yang menjual sarapan lontong khas medan dan nasi kuning dengan konsep kekinian. Konsep tersebut terlihat dari sebuah packaging sarapan yang dijual, yaitu dengan menggunakan kotak serta wadah seperti bentuk tupperware.

Selain menjual sarapan lontong, warung Sarapan Abah ini juga menjual bubur pulut kincah durian, dan aneka bubur manis. Adapun harga bubur perporsinya dibandrol seharga Rp 10 ribuan sampai Rp 15 ribuan.

Sementara itu, untuk harga lontongbkhas Medan dibandrol dari harga Rp 15 ribuan sampai harga Rp 25 ribuan. Untuk lontong ada varian menu, dari menu lontong medan, lontong medan plus telur, dan lonting medan plus ayam rendang.

Untuk sajian menu satu porsi lontong, terdapat telur sambal, lontong, kuah lotong sayur medan, abon, sayur tauco, sambal kencang dan suwiran daging khas dari warung Sarapan Abah.

Selanjutnya untuk menu nasi kuning juga ada beberpa varian, yaitu nasi kuning telur sambal, ayam rendang dan daging rendang. Untuk satu porsi nasinkuning dibandrol dari harga Rp 17 ribuan sampai Rp 29 ribuan.

Warung Sarapan Abah ini berdiri pada awal bulan Januari tahun 2018, yang berlokasi di Jalan DI Panjaitan Nomor 38 Kota Medan. Sementara, cabang kedua berada di Komplek Taman Setia Budi Indah 56 Foodpark, Tj. Rejo, Kec. Medan Sunggal, Kota Medan, Sumatera Utara.

Untuk cabang warung Sarapan Abah ini berdiri pada bulan Oktober tahun 2018. Setiap hari warung Sarapan abah ini buka dari pukul 0.7.00 -12.00 WIB. Warung yang diberi nama Sarapan Abah, karena sang owner, Tengku Muhammad Reyvi di rumah sering dipanggil dan dipanggil Abah.

Owner warung Sarapan Abah menjual sarapan khas Medan dengan konsep kekinian. Agar kearifan lokal di zaman sekarang itu masih keren, dan layak di upgrade, serta dipasarkan dan bersaing di tingkat nasional maupun manca negara.

Selain itu, sang owner juga ingin berbeda dengan pedagang sarapan yang ada di Kota Medan dan memiliki karakteristik sendiri. Kemudian, Warung Sarapan Abah ini bertujuan ke pangsa pasar semua kalangan.

Adapun setiap hari masing-masing cabang warung Sarapan Abah menyediakan 100 porsi. Kemudian pada hari libir atau weekend Sabtu dan Minggu bisa menjual lebih dari 100 porsi. Biasanya warung tersebut ramai dari pukul 07.00 - 09.30 WIB.

Untuk makanan yang ditawarkan benar-benar terjamin kualitasnya dan tidak menggunakan penyedap makanan sehingga sangat aman dikonsumsi. Selanjitnya bagi pelanggan yang ingin membeli tetapi tidak sempat ke tempatnya. Pelanggan dapat memesan melalui aplikasi Gofood.

Akan tetapi, untuk pelanggan yang ingin membeli ke tempat berjualan Sarapan Abah bisa menggunakan kendaraan dua roda dan empat roda. Sebab, untuk akses jalan sangat luas dan bisa dilalui kendaraan mobil serta sepeda motor.

(cr22/Tribun-medan.com)

Penulis: Aqmarul Akhyar
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved