Basaria Beber Detik-detik OTT Bupati Lampung Utara, Tim KPK Sempat Dihalangi Masuk Rumah Dinas

Basaria Panjaitan menyebutkan Agung Ilmu Mangkunegara diduga menerima suap sebanyak Rp 800 juta dari total janji suap Rp1,24 miliar terkait proyek

Basaria Beber Detik-detik OTT Bupati Lampung Utara, Tim KPK Sempat Dihalangi Masuk Rumah Dinas
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Bupati Lampung Utara Agung Ilmu Mangkunegara (tengah) dikawal petugas saat tiba di gedung KPK, Jakarta, Senin (7/10/2019). KPK melakukan OTT terhadap Bupati Agung Ilmu Mangkunegara yang diduga terkait suap proyek di Dinas PUPR dan Dinas Koperindag di Lampung Utara. 

Basaria Beber Detik-detik OTT Bupati Lampung Utara, Tim KPK Sempat Dihalangi Masuk Rumah Dinas

TRIBUN MEDAN.com - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Basaria Panjaitan mengumumkan penetapan 6 tersangka terkait operasi tangkap tangan (OTT) di Lampung Utara.

Keenam tersangka itu adalah Bupati Lampung Utara Agung Ilmu Mangkunegara dan orang kepercayaannya, Raden Syahril.

Kemudian Kepala Dinas PUPR Lampung Utara Syahbuddin dan Kepala Dinas Perdagangan Wan Hendri.

Dua tersangka lainnya merupakan pihak swasta, bernama Chandra Safari dan Hendra Wijaya Saleh.

Basaria Panjaitan menyebutkan Agung Ilmu Mangkunegara diduga menerima suap sebanyak Rp 800 juta dari total janji suap Rp1,24 miliar terkait proyek di Dinas PUPR dan Dinas Perdagangan.

Baca: TRAGIS Pengantin Wanita Tewas Tenggelam Saat Foto Selfie di Sungai

Baca: GEGER! Warga Gerebek Tempat yang Diduga Aliran Sesat, Diduga Lakukan Aktivitas Asusila Antar Jamaah

Baca: VIRAL VIDEO DEBAT Ruhut Sitompul dan Rocky Gerung, Pengakuan DO 4 Jurusan Kuliah Bikin Terbahak

Mantan perwira tinggi Polri itu juga membeberkan detik-detik rangkaian OTT KPK di Lampura pada Minggu (6/10/2019) malam hingga Senin (7/10/2019) dini hari.

Kala itu, Tim Satgas KPK mengamankan Agung Ilmu Mangkunegara, Raden, Syahbuddin, Wan Hendri, dan Chandra.

Kemudian ada dua orang lagi yang turut diamankan namun tidak dijadikan tersangka, yaitu Kepala Seksi Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Kabupaten Lampung Utara Fria Apristama, dan Reza Giovanna dari unsur swasta.

"Sementara untuk HWS (Henra Wijaya Saleh) hari ini menyerahkan diri ke kantor Kepolisian Resor Lampung Utara yang kemudian diantar ke kantor Polda Lampung pada pukul 11.00 WIB," kata Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (7/10/2019) malam.

Halaman
1234
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved