Jumlah Anak Kerdil di Deliserdang Turun, Pemkab Siapkan 8 Rencana Aksi

Pemerintah Deliserdang bekerja maksimal menurunkan jumlah anak kerdil atau stunting.

Jumlah Anak Kerdil di Deliserdang Turun, Pemkab Siapkan 8 Rencana Aksi
Ilustrasi 

PAKAM,TRIBUN-Pemerintah Deliserdang bekerja maksimal menurunkan jumlah anak kerdil atau stunting. Ditargetkan, pada tahun 2024 nanti, angkanya menurun dari 19 persen.

Saat ini, angka stunting di Deliserdang berada pada posisi 25,68 persen.

"Pemkab Deliserdang berhasil mendapatkan predikat terbaik satu dari 105 Kabupaten/Kota dalam program Konvergensi percepatan stunting tahun 2019 dari Tim Percepatan, Pencegahan Anak Kerdil (TP2AK) Sekretariat Negara Wapres RI pada 3 Oktober lalu di Jakarta," kata Kadis Kominfo Deliserdang, Haris Binar Ginting didampingi Kepala Bappeda Deliserdang, Haris Pane, Senin (7/10).

Ia mengatakan, raihan predikat terbaik itu berdasarkan penilaian dan pemetaan Tim TP2AK.

Kemudian, ditambah lagi adanya upaya dan kesungguhan Pemkab Deliserdang dalam menurunkan angka kemiskinan di Deliserdang, dari 4,96 persen pada tahun 2016, lalu 4,62 persen di tahun 2017 dan menjadi 4,13 persen pada tahun 2018.

"Pada acara deklarasi itu, bapak Bupati didampingi oleh beberapa OPD. Karena memang banyak OPD yang terlibat," ujar Haris.

Sementara itu, Kadis Kesehatan Deliserdang, dr Ade Budi Krista mengatakan penderita stunting pasti bertubuh pendek. Tapi bukan berarti anak yang pendek terkena stunting.

"Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar yang dilakukan selama lima tahun sekali, di Deliserdang tahun 2013 itu masih 33,3 persen. Sekarang sudah turun jadi 25,68 persen pada anak balita," katanya.

Ade mengatakan, sekarang pihaknya tidak lagi fokus pada masalah gizi buruk saja. Ia menyebut, Pemkab Deliserdang fokus memberantas stunting.

Baca: Tokoh Muda Batak Minta Gubernur Edy Selesaikan Masalah Stunting Ketimbang Lempar Wacana Wisata Halal

Baca: Cegah Stunting, Pemkab Pak-pak Bharat Bagikan Susu untuk Anak dan Ibu Hamil

"Dulu sesuai hasil riset di Deliserdang, 33,3 persen itu dinilai ada yang sangat rendah dan ada yang rendah," kata dr Ade. Ia mengatakan pihaknya sejalan dengan pemerintah pusat dalam hal pemberantasan stunting ini.

Halaman
1234
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved