Pecatan TNI di Binjai Gagal Menjebak Seorang Guru SD, Tuduh Calon Korban Kumpul Kebo

Pelaku yang pernah ditahan dalam kasus penipuan ini menuding Ainunyang guru SD tengah kumpul kebo.

Pecatan TNI di Binjai Gagal Menjebak Seorang Guru SD, Tuduh Calon Korban Kumpul Kebo
TRIBUN MEDAN/HO
Pecatan TNI, Hamdani (kiri) diproses Subdenpom lantaran lakukan penggerebekan ilegal dan keonaran di rumah Guru SD dengan mengatasnamakan TNI. 

BINJAI, TRIBUN-M Hamdani, pecatan anggota TNI buat onar di rumah Nur Ainun (45), seorang guru SD di Desa Sambirejo, Kecamatan Binjai, Kota Binjai.

Pelaku yang pernah ditahan dalam kasus penipuan ini menuding Ainun tengah kumpul kebo. Ia pun mengajak Kepala Dusun IV Desa Sambirejo, Jefri masuk ke dalam rumah Ainun.

"Awalnya saya bilang ke dia (Hamdani), harusnya didampingi Bhabinkamtibmas. Tapi dia melarang saya," kata Kadus IV Jefri, Senin (7/10). Karena berdalih sudah berkoordinasi dengan Unit PPA Polres Binjai, Hamdani kemudian meminta Jefri memanggil warga lainnya.

"Bu Ainun sempat tidak membuka pintu. Kemudian, saya panggil lah kakaknya (Ainun)," ungkap Jefri.

Setelah kakak Ainun datang, pintu rumah pun terbuka. Saat itu, Hamdani yang pernah berdinas di Korem 022/PT ini memaksa masuk. Ia berdalih ingin membuktikan bahwa Ainun tengah kumpul kebo dengan seorang lelaki.

"Kami sudah curiga juga (dengan Hamdani). Belakangan diketahui, ternyata dia (Hamdani) berbohong. Ketika dia ngomong dengan Bu Ainun, ternyata hanya masalah perbuatan tidak menyenangkan lewat SMS," ungkap Jefri.

Begitupun, Hamdani tetap ngotot masuk ke dalam rumah Ainun. Pelaku lantas mengajak tiga rekannya. Mereka berdalih ingin menyisir seluruh ruangan di rumah korban.

"Aneh juga memang. Dia (Hamdani) melarang yang lain melakukan penggeledahan. Hanya rekan-rekannya saja yang menggeledah," kata Jefri.

Karena warga sudah ramai, Jefri pun berusaha menenangkan. Namun, Hamdani masih tetap teriak-teriak hingga membuat heboh suasana.

Setelah masuk ke dalam rumah korban, Hamdani justru mengklaim menemukan alat bukti narkoba. Padaha;, kata Jefri, pada pemeriksaan pertama tidak ditemukan apa-apa. Diduga, barang bukti alat narkoba ini milik Hamdani.

Halaman
12
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved